nasional

Dari KJMU ke Kampus Dunia? Jakarta Siapkan Jalur Beasiswa yang Bisa Bawa Mahasiswa Sampai S3

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:45 WIB
Ilustrasi Penerima KJMU berpeluang lanjut S2 dan S3 lewat LPDP Jakarta, (pixabay.com/@McElspeth)

Rp100 Miliar untuk Membuka Jalan ke Kampus Internasional

Keseriusan Pemprov DKI terlihat dari angka yang disiapkan.

Pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sekitar Rp100 miliar yang akan dimasukkan ke dalam APBD sebagai fondasi awal program LPDP Jakarta.

Jumlah tersebut diperkirakan mampu membiayai sekitar 50 hingga 75 mahasiswa untuk menempuh pendidikan di universitas luar negeri.

Bila terealisasi, program ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah. Ia menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia yang memiliki pengalaman pendidikan global dan mampu membawa perspektif baru ketika kembali ke Indonesia.

Baca Juga: Kenapa Kemarau Tahun Ini Terasa Lebih Kejam? Banyak Orang Ternyata Masih Salah Paham soal El Nino

Masih Digarap, Tapi Arahnya Sudah Jelas

Membangun program beasiswa bukan pekerjaan yang bisa selesai dalam semalam.

Karena itu, Pemprov DKI memilih menggandeng LPDP pusat untuk membantu proses pengembangan sistem, mekanisme seleksi, hingga pengelolaan program.

Kolaborasi tersebut dianggap penting agar LPDP Jakarta memiliki standar yang kuat dan kredibel sejak awal.

Meski dana nantinya dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengalaman LPDP nasional menjadi bekal berharga dalam menyusun program yang berkelanjutan.

Baca Juga: Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara: Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Untungkan Google, Ini Pertimbangan Lengkapnya

Target Mulai Berjalan Tahun Depan

Jika seluruh regulasi dan mekanisme pendukung dapat diselesaikan sesuai rencana, LPDP Jakarta ditargetkan mulai berjalan pada tahun depan.

Bagi banyak mahasiswa Jakarta, ini bisa menjadi kabar yang mengubah arah masa depan.

Kesempatan belajar di kampus luar negeri selama ini sering dianggap hanya milik mereka yang memiliki kemampuan finansial besar. Melalui LPDP Jakarta, pemerintah ingin memperluas akses tersebut agar mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang juga memiliki peluang yang sama.

Dan mungkin, beberapa tahun dari sekarang, akan ada lebih banyak cerita tentang anak Jakarta yang berangkat sebagai mahasiswa penerima beasiswa lalu pulang membawa ilmu dari kampus-kampus terbaik dunia.***

Halaman:

Tags

Terkini