nasional

Raja Surakarta Paku Buwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik  

Minggu, 2 November 2025 | 11:02 WIB
Profil Raja Surakarta Pakubuwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik. (Antarafoto)

TITIKTEMU.CO - Kepergiann Raja Surakarta Sri Susuhunan Pakubuwono XIII menjadi momen duka bagi masyarakat Solo dan seluruh pecinta budaya Jawa.

Seperti raja-raja sebelumnya, Paku Buwono XXI juga melalui perjalanan panjang seorang raja yang penuh dinamika dan warna.

Mulai dari perebutan takhta, konflik intern, hingga upaya menyatukan kembali Keraton Surakarta yang sempat terbelah membentuk kubu-kubu.

Selama 21 tahun masa kepemimpinannya, PB XIII menjadi sosok sentral yang berperan besar dalam menjaga kelestarian budaya dan martabat Kasunanan Surakarta di era modern.

Baca Juga: Raja Solo Sinuhun Pakubuwono XIII  Wafat, Keraton Surakarta Berduka

Awal Kehidupan dan Latar Keluarga

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII lahir di Solo pada 28 Juni 1948 dengan nama Gusti Raden Mas (GRM) Suryadi, putra tertua dari Sri Susuhunan Pakubuwono XII dan KRAy Pradapaningrum.

Semasa kecil, kesehatannya yang lemah membuat sang nenek, GKR Pakubuwana, mengganti namanya menjadi GRM Suryo Partono, dengan harapan membawa keselamatan dan kesembuhan.

Sebagai putra sulung, GRM Suryo Partono mendapat gelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Hangabehi, yang menandai dirinya sebagai calon penerus tahta Keraton Surakarta Hadiningrat.

PB XIII menikah tiga kali. Dari pernikahan-pernikahan itu, dia dikaruniai sejumlah putra dan putri, termasuk KGPH Mangkubumi dan KGPH Puruboyo, yang kelak ditunjuk sebagai putra mahkota.

Baca Juga: Mooryati Soedibyo Pendiri Mustika Ratu Tutup Usia, Ternyata Mempunyai Hubungan Erat Dengan Keraton Solo

Jalan Panjang Menuju Takhta

Perjalanan PB XIII menuju tahta Keraton Surakarta tidak berjalan mulus. Setelah wafatnya PB XII pada 11 Juni 2004, muncul konflik besar di dalam tubuh keraton.

Pasalnya, Sang Raja tidak menunjuk penerus resmi sebelum wafat. Di sisi lain, Paku Buwono XII tidak memiliki permaisuri.

Halaman:

Tags

Terkini