Penutupan dilakukan setelah muncul titik api di kawasan Blok Ranu Kembang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menjaga keselamatan pendaki sekaligus mendukung proses penanganan kebakaran.
Pemadaman dan penanganan kebakaran melibatkan tim gabungan. Mereka terdiri dari masyarakat peduli api, saver, PPGST, porter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, serta unsur TNI dan Polri.
Hingga Jumat, 28 Agustus 2026, kondisi di kawasan Ranu Kumbolo masih dipantau. Guide dan relawan yang berada di lokasi terus berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan api bergerak mendekati shelter.***
Artikel Terkait
Viral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi Sekolah
Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Viral Warga Surabaya Diminta Bayar Rp1 Juta saat Urus Motor Bukti Kecelakaan, Polisi: Pengambilan Gratis
DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Lewat Tenggat
Viral Jukir di Palu Diduga Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Periksa CCTV di Lokasi
KRL Palmerah-Tanah Abang Diduga Dilempari Batu, Penumpang Panik hingga Tirai Jendela Ditutup