Dalam rekaman tersebut, kobaran api terlihat berada di sisi bukit. Sejumlah guide dan relawan tampak berada di kawasan yang diselimuti asap untuk membuat sekat bakar.
“Itu yang di dalam asap teman-teman semua, mereka sedang membuat sekat bakar soalnya api dari atas sudah kelihatan,” jelas perekam video.
Menurutnya, pembuatan sekat bakar dilakukan sebagai upaya untuk menghambat agar kobaran api dari bagian atas tidak terus bergerak menuju Ranu Kumbolo.
“Jadi, mereka sedang berusaha agar apinya tidak turun ke Ranu Kumbolo. Semoga semuanya selamat dan diberi kelancaran,” lanjutnya.
Perekam juga menyebut kobaran api semakin membesar sehingga sekat bakar dibuat di bagian atas Ranu Kumbolo.
Baca Juga: DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Lewat Tenggat
“Api sudah menjalar, sekat bakar dibuat di atasnya Ranu Kumbolo karena api dari atas mulai besar,” katanya.
Sekat bakar merupakan salah satu upaya yang dapat digunakan untuk memutus atau menghambat pergerakan api dalam kebakaran hutan dan lahan.
172 Pendaki Sebelumnya Telah Dievakuasi
Sementara itu, sebanyak 172 pendaki yang sebelumnya berada di Ranu Kumbolo sejak Rabu, 26 Agustus 2026, telah dipandu turun pada Kamis, 27 Agustus 2026 pagi.
Proses evakuasi tersebut dilakukan dengan melibatkan petugas serta Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).
Langkah evakuasi dilakukan menyusul kondisi kebakaran yang berkembang di kawasan Gunung Semeru.
Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Total
Jalur pendakian Gunung Semeru juga telah ditutup secara total sejak Rabu, 26 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Viral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi Sekolah
Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Viral Warga Surabaya Diminta Bayar Rp1 Juta saat Urus Motor Bukti Kecelakaan, Polisi: Pengambilan Gratis
DPR Sepakat RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Dasco Siap Mundur Jika Lewat Tenggat
Viral Jukir di Palu Diduga Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Periksa CCTV di Lokasi
KRL Palmerah-Tanah Abang Diduga Dilempari Batu, Penumpang Panik hingga Tirai Jendela Ditutup