Baca Juga: Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket Ayam Rempah Langsung Ditarik
Sejumlah warganet menilai penggunaan kalimat tersebut kurang tepat karena disampaikan ketika ratusan siswa tengah mendapatkan perawatan akibat dugaan keracunan makanan.
Sebagian lainnya memahami maksud Antonius sebagai ungkapan syukur karena kondisi para siswa tidak mengalami keadaan serius. Meski demikian, sejumlah warganet berharap pemerintah dapat menyampaikan pernyataan dengan lebih empatik sekaligus melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, penanganan terhadap para siswa yang diduga mengalami keracunan masih berlangsung. Penyebab pasti kejadian tersebut juga masih menjadi perhatian dan perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak terkait.***
Artikel Terkait
Loyalis Bandar Narkoba Kampung Bahari Serang Petugas dengan Mercon, Polisi Balas Tembak Gas Air Mata
Siapa Sosok 'Bos Gendut' Bandar Narkoba di Kampung Bahari? Buron Kasus Sabu 98 Kg, Aset Rp39,9 M Disita BNN
Usai Viral Ambulans Nabrak Bocah saat Nonton Karnaval HUT RI di Pinrang, Ternyata Bawa Pasien Darurat Ibu Hamil
7 Sambutan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus 1945 HUT RI Ke-81, Singkat dan Penuh Makna
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras di Sounds Project, Ini Peran Mereka