Baca Juga: DPR Serap Aspirasi Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, Pembahasan Dikebut Jelang Tenggat MK
Dua Baskom Ayam Diduga Bermasalah
Abra menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap bahan makanan ketika pertama kali diterima menunjukkan kondisi ayam masih baik.
Namun, persoalan kemudian ditemukan ketika ayam tersebut masuk ke proses pemasakan batch kedua.
Berdasarkan pemeriksaan awal, Abra memperkirakan sekitar 10 persen bahan ayam mengalami kondisi yang tidak seperti biasanya.
Meski demikian, angka tersebut masih sebatas perkiraan berdasarkan pengecekan internal SPPG.
"Baru perkiraan kami, karena memang saya cek itu ada dua baskom yang bermasalah. Itu tidak semuanya rusak, tapi saya takut ada apa-apa," jelas Abra.
Karena mempertimbangkan keamanan makanan yang akan dikonsumsi siswa, pihak SPPG kemudian memilih tidak mengambil risiko.
94 Paket MBG Langsung Ditarik
Setelah menerima laporan mengenai kondisi makanan tersebut, Abra langsung melakukan pengecekan dan mengambil keputusan untuk menarik seluruh paket yang sudah dikirim.
Ia mengaku menerima laporan dari staf dan ahli gizi sekitar pukul 07.00 WIB.
Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, keputusan penarikan paket MBG dilakukan sekitar pukul 08.01 WIB.
"Jam 08.01 saya langsung terasa (mual), 08.02 langsung saya perintahkan, hubungi seluruh PIC, hubungi driver langsung untuk menarik semuanya," kata Abra.
Dengan langkah tersebut, sebanyak 94 paket MBG yang sedianya diberikan kepada siswa SDN 2 Jati akhirnya ditarik kembali sebelum dibagikan.
Artikel Terkait
11 Kantor Pemkab Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Polemik Penyaluran Dana Desa
Rumah MC yang Viral Tantangan Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras Digeruduk Massa, Polisi Beri Penjelasan
Cegah Penyalahgunaan AI di Kalangan Pelajar, Polres Pemalang Gelar Sosialisasi Paham AI di SMKN 1
DPR Serap Aspirasi Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, Pembahasan Dikebut Jelang Tenggat MK
BGN Ungkap 950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis, Terancam Ditutup Permanen