TITIKTEMU.CO - Rumah yang disebut-sebut pernah menjadi tempat tinggal salah satu MC dalam kontroversi tantangan hafalan Al-Quran berhadiah minuman keras (miras) didatangi sejumlah massa di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Aksi tersebut terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026 malam dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.
Sebelumnya, publik ramai membahas kontroversi tantangan hafalan Al-Quran yang diduga menjadi bagian dari promosi produk miras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Dalam perkara tersebut, dua orang yang disebut sebagai MC telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kontroversi kegiatan tersebut.
Baca Juga: 11 Kantor Pemkab Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Polemik Penyaluran Dana Desa
Massa Datangi Rumah yang Disebut Pernah Ditempati MC
Video yang beredar memperlihatkan sekelompok massa mendatangi sebuah rumah kontrakan di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Dalam situasi tersebut, warga tampak berkumpul di sekitar lokasi. Sejumlah orang bahkan terlihat masuk ke dalam rumah yang disebut-sebut pernah ditempati salah satu MC booth minuman keras dalam acara di Ancol.
Akun Instagram @infojawabarat menyebut ratusan orang mendatangi rumah tersebut setelah informasi mengenai keberadaan MC tersebar di tengah masyarakat.
"Ratusan orang menggeruduk rumah kontrakan di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi," tulis akun tersebut dalam unggahannya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Suasana di sekitar lokasi pun sempat memanas setelah massa berdatangan untuk memastikan informasi mengenai tempat tinggal yang bersangkutan.
Baca Juga: Viral Beda Diagnosis Usus Buntu Dokter Indonesia dan Penang, Fahira Almira Beri Klarifikasi
Polisi Pastikan MC Pernah Tinggal di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan, kedatangan massa dipicu informasi yang menyebut MC tersebut pernah berdomisili di wilayah Bekasi.
Artikel Terkait
Orang Tua Affan Kurniawan Imbau Tak Perlu Gelar Peringatan Setahun Kematian, Cukup Doa
BNN gerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, dan tangkap bandar narkoba. Loyalis diduga melawan hingga petugas menembakkan gas air mata.
Kesal Sering Jadi Bahan Olokan, Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat Pakai 30 Liter Bensin
Viral Beda Diagnosis Usus Buntu Dokter Indonesia dan Penang, Fahira Almira Beri Klarifikasi
11 Kantor Pemkab Puncak Papua Tengah Dibakar Massa, Diduga Dipicu Polemik Penyaluran Dana Desa