Sebaliknya, uang tersebut diduga dipakai untuk memperkaya diri sehingga menimbulkan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp4.506.920.372.
"Penyidik menemukan dugaan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp4.506.920.372," kata Semeru.
Dua Tersangka Ditahan, Satu Belum Penuhi Panggilan
Penetapan ketiga tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, meminta keterangan ahli, serta mengumpulkan alat bukti yang dinilai telah memenuhi syarat.
Dari tiga tersangka, MSB dan RF telah resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang untuk kepentingan penyidikan.
Sementara itu, tersangka AEZ belum memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sedang sakit.
Kejari Kabupaten Bekasi juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi pengelolaan keuangan daerah dan segera melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan.
Ketiga tersangka kini dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).***
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Penggunaan Atap Ramah Lingkungan, Selaras dengan Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Group dan Alduro
CEO Promedia Grup Agus Sulistriyono: Media Harus Bangun Ekosistem Digital, Website Tak Lagi Jadi Andalan Utama
BSI Meriahkan Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan KPR Syariah dengan Margin Mulai 2,75 Persen dan DP 1 Persen
Viral Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Wanita 19 Tahun Ditemukan di Kamar, Warganet Sebut Rekaman Lama
DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia, Perkuat Kolaborasi Akademik