Viral Dokter Spesialis Kandungan Berinisial L Diduga Aniaya Pacar, Muncul Dugaan Korban Lain hingga KKI Turun Tangan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Juli 2026 | 09:00 WIB
Foto ilustrasi: viral pengakuan seseorang yang diduga jadi korban penganiayaan oknum dokter spesialis kandungan. (Magnific/bristekjegor)
Foto ilustrasi: viral pengakuan seseorang yang diduga jadi korban penganiayaan oknum dokter spesialis kandungan. (Magnific/bristekjegor)

TITIKTEMU.CO – Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgin) berinisial L. Kasus tersebut mencuat setelah seorang pengguna Threads mengunggah pengakuan disertai foto-foto luka yang diduga dialami korban.

Unggahan dari akun @jellyfish.45719234 memperlihatkan sejumlah dokumentasi kondisi korban, mulai dari wajah yang berlumuran darah, memar di beberapa bagian tubuh, hingga hasil pemeriksaan rontgen yang disebut menunjukkan patah tulang pada bagian hidung.

Dalam keterangannya, pengunggah menyebut korban mengalami luka serius akibat dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh dokter berinisial L, yang disebut masih aktif bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Bekasi Barat serta rumah sakit milik pemerintah di Jakarta Utara.

Baca Juga: Profil Tan Kian dan Ferry Boboho yang Diperiksa Kejagung dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Muncul Dugaan Korban Lain

Setelah unggahan tersebut viral dan mendapat perhatian luas, sejumlah warganet mengaku pernah mengalami tindakan serupa.

Salah satu pengguna Threads menyatakan dirinya juga diduga menjadi korban oknum dokter yang sama dan mengapresiasi keberanian korban pertama untuk mengungkap peristiwa tersebut ke publik.

Menanggapi ramainya laporan tersebut, dokter yang aktif di media sosial, Mirza Mangku Anom, membuka ruang bagi pihak-pihak yang merasa menjadi korban untuk menyampaikan pengaduan.

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Mirza mengaku telah menerima identitas beberapa orang yang mengaku mengalami dugaan kekerasan serupa. Ia juga mendorong para korban untuk melapor kepada aparat penegak hukum agar kasus tersebut dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Mirza turut membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari salah satu korban lain. Dalam pesan tersebut disebutkan adanya dugaan tindakan kekerasan fisik seperti menjambak rambut, mendorong hingga terjatuh, serta menyebabkan memar di sejumlah bagian tubuh.

Baca Juga: Kronologi Power Bank Berasap di Pesawat Batik Air Rute Makassar-Jakarta, Maskapai Beri Penjelasan Resmi

Kolegium Obgin dan KKI Mulai Lakukan Penanganan

Perkembangan kasus ini juga mendapat perhatian dari Kolegium Obstetri dan Ginekologi (Obgin) bersama Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Berdasarkan informasi yang dibagikan Mirza, kedua lembaga tersebut disebut telah berkoordinasi untuk menindaklanjuti laporan yang beredar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X