CEO Promedia Grup Agus Sulistriyono: Media Harus Bangun Ekosistem Digital, Website Tak Lagi Jadi Andalan Utama

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Juli 2026 | 18:30 WIB
CEO Promedia Grup Agus Sulistriyono mengajak media membangun ekosistem digital dan beradaptasi dengan AI agar tetap relevan di era digital. (Dok. Promedia)
CEO Promedia Grup Agus Sulistriyono mengajak media membangun ekosistem digital dan beradaptasi dengan AI agar tetap relevan di era digital. (Dok. Promedia)

TITIKTEMU.COCEO Promedia Grup, Agus Sulistriyono, menegaskan bahwa website tidak lagi menjadi satu-satunya sarana utama bagi perusahaan media dalam menjangkau pembaca. Menurutnya, media perlu membangun ekosistem digital yang terintegrasi agar mampu bertahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Hal tersebut disampaikan Agus saat menjadi narasumber dalam workshop bertajuk "Menakar Peran Media dan Regulator dalam Investasi di Daerah", yang diselenggarakan bersamaan dengan pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi di Hotel Santika, Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: Prabowo Dorong Penggunaan Atap Ramah Lingkungan, Selaras dengan Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Promedia Group dan Alduro

Pola Konsumsi Informasi Terus Berubah

Dalam paparannya, Agus menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi tidak pernah berkurang. Yang mengalami perubahan adalah cara masyarakat memperoleh informasi.

Jika beberapa tahun lalu portal berita menjadi rujukan utama, kini masyarakat lebih banyak mengakses informasi melalui berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, Facebook, WhatsApp, YouTube, hingga layanan pencarian berbasis AI.

Menurutnya, perubahan perilaku audiens tersebut harus menjadi perhatian perusahaan media agar mampu menyusun strategi distribusi konten yang lebih efektif.

Ia juga menyoroti bahwa durasi masyarakat mengakses situs berita kini cenderung lebih singkat dibandingkan waktu yang dihabiskan untuk menikmati konten di media sosial maupun platform video.

Baca Juga: Viral Dokter Spesialis Kandungan Berinisial L Diduga Aniaya Pacar, Muncul Dugaan Korban Lain hingga KKI Turun Tangan

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa industri media harus terus berinovasi agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan baru masyarakat.

AI Mampu Membantu, Tapi Tak Gantikan Peran Jurnalis

Agus turut membahas perkembangan teknologi AI yang kini semakin luas dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menyusun tulisan, merangkum informasi, menerjemahkan bahasa, hingga menghasilkan gambar dan video dalam waktu singkat.

Meski demikian, ia menilai teknologi belum mampu menggantikan aspek-aspek penting dalam dunia jurnalistik.

Menurut Agus, kegiatan peliputan langsung di lapangan, membangun hubungan dengan narasumber, melakukan verifikasi informasi, serta memahami persoalan lokal tetap menjadi nilai utama yang hanya dapat dijalankan oleh jurnalis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X