Viral Aksi Lempar Bangkai Ayam ke Kantor PLN Palangka Raya, Peternak Protes Pemadaman Listrik Bergilir yang Bikin Rugi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Juli 2026 | 21:12 WIB
Menyoroti viralnya aksi protes para peternak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah buntut persoalan pemadaman listrik PLN. (Instagram.com@kualimerahputih)
Menyoroti viralnya aksi protes para peternak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah buntut persoalan pemadaman listrik PLN. (Instagram.com@kualimerahputih)

TITIKTEMU.CO – Aksi unjuk rasa warga terhadap pemadaman listrik bergilir di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian luas di media sosial. Demonstrasi yang digelar Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya itu diwarnai aksi simbolis berupa pelemparan bangkai ayam sebagai bentuk protes atas kerugian yang dialami masyarakat.

Dalam video yang beredar, massa tampak mendatangi kantor PLN di Jalan Ahmad Yani, Palangka Raya. Mereka bahkan memasang spanduk bertuliskan "Kantor Ini Disegel Masyarakat" di pintu gerbang sebagai simbol kekecewaan terhadap penanganan persoalan listrik yang dinilai belum memberikan solusi nyata.

Selain itu, puluhan bangkai ayam disebarkan di halaman hingga badan jalan depan kantor PLN. Aksi tersebut disebut menjadi lambang kerugian yang dialami para peternak akibat listrik yang berulang kali padam dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Diduga Jadi Pelaku dan Korban Pemerasan, Oknum Polisi di KPK Jadi Tersangka

Peternak Mengaku Alami Kerugian Besar

Dalam demonstrasi tersebut, sejumlah peternak yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan (Pinsar) Kalimantan Tengah ikut menyampaikan aspirasi mereka.

Bangkai ayam yang dibawa ke lokasi aksi merupakan gambaran kerugian akibat matinya sistem kandang ketika pasokan listrik terputus. Kondisi tersebut menyebabkan banyak ayam tidak dapat bertahan hidup.

Salah seorang peternak, Arif, mengungkapkan bahwa dampak pemadaman listrik bukan hanya dirasakan pemilik usaha, tetapi juga para pekerja yang kehilangan penghasilan.

Ia menggambarkan kesedihan para karyawan yang harus menerima kenyataan ayam ternak mati sehingga berdampak pada pendapatan mereka.

Baca Juga: Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Jurnalis Tasikmalaya Kini Bisa Tinggal Lebih Nyaman Berkat Kolaborasi SKI dan Promedia Group

Massa Minta General Manager PLN Temui Warga

Ketua Pinsar Kalimantan Tengah, Andi Bustan, mengatakan pemadaman listrik yang terus berulang membuat para peternak mengalami kerugian yang tidak sedikit, terutama saat memasuki masa panen.

Menurutnya, hingga aksi demonstrasi memasuki hari kedua, para peternak belum memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan General Manager PLN untuk membahas solusi atas persoalan tersebut.

Senada dengan itu, perwakilan Aliansi GPG, Fiteli, menilai ketidakhadiran pimpinan tertinggi PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menunjukkan kurangnya perhatian terhadap aspirasi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X