Tangis Anak di Sisi Jenazah Ayah Diduga Pencuri Ayam di Bali Viral, Polisi Tetapkan Lima Tersangka Pengeroyokan

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Senin, 27 Juli 2026 | 17:30 WIB
Tangis Anak di Sisi Jenazah Ayah Diduga Pencuri Ayam di Bali Viral (Tangkapan Layar X/@aermeneeral)
Tangis Anak di Sisi Jenazah Ayah Diduga Pencuri Ayam di Bali Viral (Tangkapan Layar X/@aermeneeral)

TITIKTEMU.CO, Tabanan – Sebuah video yang memperlihatkan tangis seorang anak di samping jenazah ayahnya menjadi sorotan luas di media sosial. Peristiwa memilukan itu terjadi setelah seorang pria berinisial KD meninggal dunia usai diduga dikeroyok warga karena dituduh mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Insiden yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari tersebut memicu keprihatinan publik sekaligus kembali mengangkat persoalan aksi main hakim sendiri yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Baca Juga: LINK Download MB WhatsApp iOS 9.52 Update New Version APK Apakah Aman? Ketahui Perbedaanya dengan WA Meta 2026

Asal Mula Kejadian

Berdasarkan keterangan Polres Tabanan, kejadian bermula sekitar pukul 01.30 Wita ketika KD diduga mengambil ayam milik warga. Warga yang sebelumnya mengaku resah akibat sering kehilangan ternak kemudian mengamankan korban. Situasi yang semula dapat dikendalikan berubah menjadi aksi pengeroyokan hingga menyebabkan korban mengalami luka berat.

Saat personel Polsek Baturiti tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selain menganiaya korban, massa juga membakar sepeda motor yang dibawanya.

Di balik peristiwa tersebut, keluarga korban menyampaikan bahwa KD diduga nekat melakukan pencurian karena kesulitan ekonomi. Istri korban menyebut suaminya berusaha mencari uang untuk membayar biaya sekolah anak mereka. Keterangan itu merupakan penjelasan dari pihak keluarga dan masih menjadi bagian dari informasi yang berkembang.

Tangisan Histeris Pilu sang Anak Saat Melihat Jenazah Ayahnya

Perhatian publik semakin besar setelah beredar video yang memperlihatkan anak korban menangis histeris saat jenazah ayahnya dipulangkan. Tayangan tersebut menuai simpati warganet dan memunculkan berbagai seruan agar praktik main hakim sendiri dihentikan.

Sejumlah tokoh turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa itu. Anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Jelantik, menyoroti dampak psikologis yang harus ditanggung anak-anak korban. Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Bali menyatakan mengecam aksi kekerasan tersebut serta memberikan pendampingan dan perlindungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Polisi Tetapkan Lima Tersangka

Polres Tabanan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan sementara menetapkan lima warga berinisial MJ, WS, KB, MK, dan ND sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan. Dugaan pencurian yang dilakukan korban tetap diselidiki, namun tindakan pengeroyokan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang juga merupakan tindak pidana yang harus diproses secara hukum.

Perangkat Desa : Kekerasan Akan Meninggalkan Luka Mendalam Bagi Keluarga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X