Anak Generasi Alpha Tidak Butuh Lebih Banyak Aturan — Mereka Butuh Ini

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 30 Juni 2026 | 19:58 WIB
Ilustrasi Anak Generasi Alpha Tidak Butuh Lebih Banyak Aturan (Desain AI)
Ilustrasi Anak Generasi Alpha Tidak Butuh Lebih Banyak Aturan (Desain AI)

Bukan berarti membiarkan semuanya bebas. 

Tetapi mengajak anak memahami konsekuensi dari keputusan mereka, sehingga mereka belajar mengatur diri sendiri, bukan hanya mengikuti aturan karena takut dimarahi.

Perhatian adalah Mata Uang Baru dalam Pengasuhan

Baca Juga: Kilas Balik Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim: Dari Penetapan Tersangka hingga Divonis 10 Tahun Penjara

Di era digital, perhatian menjadi sesuatu yang semakin langka.

Anak bersaing dengan notifikasi, rapat online, media sosial, dan berbagai distraksi lain untuk mendapatkan fokus orang tuanya.

Ironisnya, banyak anak yang memiliki kamar penuh mainan tetapi kekurangan waktu berkualitas bersama ayah atau ibunya.

Baca Juga: Honda Tersandung untuk Pertama Kalinya dalam Hampir 70 Tahun, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Menurut berbagai studi tentang perkembangan sosial-emosional, interaksi sederhana seperti mengobrol, membaca buku bersama, bermain tanpa gangguan gadget, atau sekadar mendengarkan cerita anak memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada yang sering kita bayangkan.

Batasan Tetap Penting, Tetapi Bukan Segalanya

Tentu saja anak tetap membutuhkan aturan.

Mereka perlu tahu kapan harus tidur, bagaimana bersikap kepada orang lain, dan batas penggunaan teknologi.

Baca Juga: Respons Nadiem Makarim usai Divonis 10 Tahun Penjara: Soroti Sikap Hakim hingga Singgung Dissenting Opinion

Namun aturan hanyalah kerangka.

Yang membuat kerangka itu efektif adalah hubungan yang terbangun di dalamnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X