Alih-alih diberikan secara umum, insentif bisa dirancang berdasarkan kinerja kendaraan. Misalnya mempertimbangkan efisiensi energi, kapasitas baterai, atau jarak tempuh yang mampu dicapai.
Dengan cara tersebut, setiap dana yang dikeluarkan pemerintah dapat menghasilkan manfaat yang lebih terukur, baik dalam penghematan konsumsi BBM maupun pengurangan emisi.
Pada akhirnya, industri kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan bantuan finansial. Yang lebih penting adalah kepastian bahwa arah kebijakan tidak berubah-ubah.
Karena dalam dunia investasi, kepastian sering kali lebih berharga daripada insentif itu sendiri.***
Artikel Terkait
Head to Head Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Rekor Pertemuan, Statistik, dan Adu Strategi Menuju 16 Besar
Wayne Rooney Desak Thomas Tuchel Kurangi Menit Bermain Harry Kane di Piala Dunia 2026 Meski Sedang Tajam
Homeschooling di 2026: Pilihan Radikal atau Solusi Paling Masuk Akal?
Co-Living Bukan Cuma soal Hemat Biaya — Ini yang Nggak Ada yang Bilang ke Kamu
Anak Telat Bicara: Kapan Harus Panik dan Kapan Harus Santai?
Safari Politik Jokowi Bikin Banyak Orang Bertanya: Sedang Bangun PSI atau Menata Jalan ke Pilpres 2029?
Viral Oknum Nakes RS Efarina Etaham Siantar Unggah Konten Bayi NICU, Berujung Resign dan Tuai Kecaman Publik