TITIKTEMU.CO-Kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi pukulan keras bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dipromosikan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi Indonesia.
Program yang belum genap dua tahun berjalan itu kini menghadapi ujian besar, bukan hanya dari sisi hukum, tetapi juga kepercayaan publik.
Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Gabriel Lele, menilai kasus yang mencuat saat ini bukanlah peristiwa yang muncul secara tiba-tiba.
Menurutnya, dugaan korupsi yang melibatkan mantan pimpinan BGN merupakan akumulasi dari berbagai persoalan tata kelola yang telah muncul sejak awal program dijalankan.
Salah satu titik lemah yang disorot adalah pola pengelolaan yang terlalu terpusat. Dalam praktiknya, banyak keputusan strategis berada di tangan segelintir pihak di tingkat pusat.
Model seperti ini dinilai membuat proses pengawasan menjadi terbatas dan mengurangi ruang transparansi yang seharusnya menjadi fondasi program publik berskala nasional.
Ketika sebuah program ditempatkan sebagai prioritas utama pemerintah, sering kali muncul kecenderungan untuk mempersempit lingkaran pengambil keputusan.
Akibatnya, mekanisme kontrol yang sehat menjadi tidak berjalan optimal. Situasi tersebut membuka peluang bagi berbagai penyimpangan yang sulit terdeteksi sejak dini.
Masalah lain yang turut mendapat perhatian adalah lemahnya sistem pengawasan internal maupun eksternal.
Dengan anggaran yang sangat besar dan cakupan program yang menjangkau seluruh Indonesia, MBG membutuhkan sistem pengendalian yang kuat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Namun, pengawasan yang ada selama ini dinilai lebih banyak bergerak setelah masalah muncul dibandingkan mencegah masalah sejak awal.
Artikel Terkait
Alasan Penundaan Operasi Patuh 2026: Korlantas Polri Sesuaikan Jadwal dengan Pengamanan Nataru
BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan Hingga Awal 2027, Musim Kemarau Indonesia Lebih Kering
Telur Dadar Campur Tepung: Mitos atau Fakta? Apakah Gizinya Berkurang?
Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang 3 Bulan, Cek Nama Kamu Masuk 33,2 Juta Penerima?
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Dompet Pengendara Kembali Diuji di Tengah Gejolak Minyak Dunia
Pertamax Naik, Langsung Pindah ke Pertalite? Jangan Sampai Hemat Hari Ini, Mesin Menyesal Besok
Ghost in the Cell Tinggalkan Bioskop dengan Jejak Besar, Joko Anwar Sampaikan Salam Perpisahan yang Bikin Haru