Namun, hasil penyelidi polisi berbeda. Polda Metro Jaya mengungkap dua terduga pelaku, BHC dan MAK. Temuan ini berdasarkan hasil analisis dari keterangan saksi, rekaman CCTV, dan data kepolisian.
Penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi guna mengungkap rangkaian kejadian secara utuh, termasuk pergerakan pelaku sebelum dan setelah insiden terjadi.
Baca Juga: TNI Tahan 4 Anggota Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Perbedaan temuan antara TNI dan kepolisian menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai koordinasi antar lembaga penegak hukum.
Namun, kedua pihak sama-sama menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan.
Dengan sorotan yang begitu besar, kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika yang terjadi.***
Artikel Terkait
Siswa Akan Belajar di Rumah Mulai April 2026? Begini Penjelasan Pemerintah
KPK Kembalikan Status Tahanan Yaqut Cholil Qoumas ke Rutan, Tunggu Hasil Pemeriksaan Kesehatan
Penahanan Yaqut Cholil Qoumas: Dari Rutan KPK, Tahanan Rumah, lalu Kembali Masuk Rutan
5 Fakta Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur, Pelaku Mantan Suami Siri
Piala Dunia 2026, Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah di Jagad Sepak Bola
Harga Emas Dunia Melemah, Tertekan Suku Bunga Tinggi dan Gejolak Global