Na Willa: Film Penuh Magis yang Bikin Nostalgia Masa Kecil Terasa Nyata Lagi

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 22 Maret 2026 | 10:50 WIB
Review Na Willa, film penuh imajinasi yang hangat (Visinema studios)
Review Na Willa, film penuh imajinasi yang hangat (Visinema studios)

TITIKTEMU.CO - Ryan Adriandhy kembali membuktikan kemampuannya meramu cerita penuh imajinasi ke dalam visual yang memikat.

Setelah sukses dengan animasi Jumbo, kini ia menghadirkan pengalaman berbeda lewat film live-action berjudul Na Willa.

Diadaptasi dari buku Na Willa: Serial Catatan Kemarin karya Reda Gaudiamo, film ini bukan sekadar tontonan, melainkan perjalanan emosional yang membawa penonton kembali ke dunia masa kecil.

Baca Juga: Fenomena Daun Diam Saat Salat Id: Benarkah Alam Ikut Bertakbir? Ini Penjelasan Sains dan Islam

Sejak awal, Na Willa sudah terasa seperti pintu menuju kenangan.

Berlatar Surabaya tahun 1960-an, film ini menghadirkan detail yang begitu hidup—mulai dari tata ruang, warna, hingga kebiasaan sehari-hari yang terasa autentik.

Penonton seolah diajak masuk ke sudut pandang seorang anak berusia enam tahun yang penuh rasa ingin tahu, polos, dan jujur.

Kekuatan utama film ini terletak pada kemampuannya menangkap momen sederhana yang justru sangat relatable.

Baca Juga: WFH ASN dan Swasta Mulai Berlaku Usai Lebaran, Pemerintah Targetkan Hemat BBM hingga 20 Persen

Misalnya, adegan saat Na Willa bermain dengan tumpukan kacang hijau di warung, yang secara tak langsung membangkitkan memori masa kecil banyak orang.

Atau momen klasik ketika keinginan anak untuk memiliki sesuatu ditunda dengan kalimat “nanti saja”—sebuah realita yang hampir semua orang pernah alami.

Ryan berhasil menerjemahkan sudut pandang anak-anak ke dalam bahasa visual yang segar dan kreatif.

Hal ini didukung oleh tim produksi yang bekerja dengan presisi tinggi.

Sinematografi dirancang sedemikian rupa agar penonton benar-benar “menjadi” Na Willa—bahkan sudut kamera sering kali menempatkan orang dewasa hanya terlihat sebagian, seolah mengikuti perspektif anak kecil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Visinema Pictures

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X