TITIKTEMU.CO - Pemerintah akan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) paaca lebaran 2026.
Kebijakan ini juga akan dianjurkan untuk sektor swasta sebagai bagian dari strategi penghematan energi di tengah tekanan global, khususnya kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan aturan WFH akan segera dirinci dan mulai diterapkan setelah Lebaran. Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk sektor pelayanan publik.
“WFH akan diberlakukan untuk ASN dan diimbau untuk swasta, tapi tidak untuk layanan publik,” ujar Airlangga usai salat Idul Fitri di Jakarta.
Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Syawal 2026? Ini Jadwal, Niat, dan Tata Cara Lengkapnya
WFH Hanya Sehari dalam Sepekan
Pemerintah tidak akan menerapkan WFH secara penuh. Skema yang disiapkan adalah bekerja dari rumah selama satu hari dalam sepekan untuk menyeimbangkan antara produktivitas kerja dan efisiensi energi.
Airlangga menambahkan implementasi kebijakan ini akan melibatkan koordinasi lintas kementerian, termasuk Kemenaker dan kemendgri. Tujuannya agar aturan dapat berjalan efektif di berbagai sektor.
Kebijakan ini juga mempertimbangkan pengalaman selama pandemi COVID-19, di mana sistem kerja fleksibel terbukti mampu menjaga produktivitas sekaligus menekan mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo 22–24 Maret 2026, Cek Jam Berangkat, Rute, dan Cara Naiknya
Potensi Hemat BBM Hingga 20 Persen
Dari sisi ekonomi, kebijakan WFH dapat menghemat energi. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut penerapan WFH satu hari dapat menekan konsumsi BBM cukup besar.
“Perkiraan kasar, bisa menghemat sekitar 20 persen penggunaan BBM,” ujarnya.
Pengurangan mobilitas harian, terutama perjalanan dari rumah ke kantor, menjadi faktor utama efisiensi. Dengan semakin banyak pekerja yang tidak perlu bepergian, konsumsi bahan bakar otomatis akan menurun.
Artikel Terkait
Cara Membuat Ucapan Idul Fitri 2026 dengan AI Gratis, Lengkap dengan Contoh Prompt
50 Ucapan Minal Aidin Wal Faizin 2026 yang Menyentuh Hati, Tinggal Kirim
Wahai Pemudik, Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 24 Maret 2026
Viral Salat Id Dibubarkan di Sukoharjo, Begini Penjelasan Pemerintah Desa Kedungwinong
30 Pantun Lebaran 2026, Ucapan Idul Fitri Penuh Makna hingga Humor Segar
Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran