Maknanya adalah menyatakan kerelaan menjadikan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan.
Dzikir ini memperkuat identitas keimanan seorang Muslim, terlebih di bulan suci yang penuh refleksi diri.
7. Doa Syukur atas Nikmat Pagi
Dzikir terakhir adalah doa syukur atas nikmat yang dirasakan saat pagi hari. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim diingatkan bahwa setiap nikmat berasal dari Allah semata.
Mengawali hari dengan rasa syukur akan membentuk sikap positif dan hati yang lebih tenang. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga melatih kepekaan terhadap nikmat sekecil apa pun.
Mengisi waktu setelah Subuh dengan dzikir di bulan Ramadhan adalah kebiasaan sederhana yang berdampak besar. Selain menambah pahala, amalan ini menenangkan hati.***
Artikel Terkait
Kisah-Kisah Sahabat Nabi dan Ulama Gemar Baca Al Quran Saat Ramadhan, dari Umar bin Khatab hingga Imam Bukhari
Kisah Julaibib, Terasing di Bumi, Tapi Mulia di Langit
Rahasia Jasad Abu Thalhah Tetap Utuh: Kisah Puasa, Jihad, dan Cinta Tamu yang Menggetarkan Hati
Kisah Muawiyah bin Muawiyah al-Muzani, Sahabat Nabi yang Disalatkan 70.000 Malaikat