Kisah Julaibib, Terasing di Bumi, Tapi Mulia di Langit 

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Kamis, 19 Februari 2026 | 06:05 WIB
Kisah Julaibib, Terasing di Bumi, Tapi Mulia di Langit. (Facebook)
Kisah Julaibib, Terasing di Bumi, Tapi Mulia di Langit. (Facebook)

TITIKTEMU.CO - Namanya Julaibib. Bukan seseorang yang terpandang, bukan pula orang kaya. Tubuhnya pendek, wajahnya tidak menarik, dan nasabnya tidak jelas.

Karenanya, di tengah hiruk pikuk kehidupan masyarakat Madinah, laki-laki itu selalu luput dari perhatian. Namun di balik semua kekurangan, tersimpan kisah luar biasa tentang cinta, dan kemuliaan di sisi Allah.

Kisah Julaibib adalah bukti bahwa status manusia di mata bumi berbeda dengan mata langit. Apa yang tampak rendah di mata manusia, bisa jadi sangat agung di hadapan Allah SWT.

Baca Juga: Kisah-Kisah Sahabat Nabi dan Ulama Gemar Baca Al Quran Saat Ramadhan, dari Umar bin Khatab hingga Imam Bukhari

Sosok Terasing yang Ditemukan Nabi

Suatu hari, setelah sebuah pertempuran usai, Nabi Muhammad bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah kalian kehilangan seseorang?”

Para sahabat menyebut nama-nama penting, seperti tokoh-tokoh kabilah, orang kaya, dan pejuang terkenal. Namun, Rasulullah mengulang pertanyaan itu hingga tiga kali.

Ketika para sahabat merasa tidak ada lagi yang hilang, Nabi berkata, “Tapi aku kehilangan Julaibib.”

Para sahabat terdiam. Nama itu nyaris tidak mereka perhatikan sebelumnya. Mereka lalu mencari di medan perang, hingga akhirnya menemukan Julaibib terbaring gugur.

Di sekelilingnya terdapat tujuh musuh yang berhasil dia kalahkan sebelum syahid. Peristiwa ini tercatat dalam Sahih Muslim, memperlihatkan betapa besar keberanian Julaibib.

Momen ini pun mengguncang cara pandang para sahabat. Sosok yang selama ini dianggap tidak penting, justru menjadi orang yang pertama dicari Rasulullah.

Baca Juga: Khadijah, Perempuan Istimewa yang Menembus Batas Zamannya 

Hidup Tanpa Status, Tapi Dicintai Rasulullah

Julaibib hidup tanpa keistimewaan duniawi. Tidak memiliki harta, bukan dari keluarga terpandang, atau punya wajah rupawan. Sebagian orang bahkan menghindarinya karena penampilannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X