Saat itu dibuat surat pernyataan dan video pengakuan.
Laporan disebut belum dicabut.
Fakta ini kembali disorot setelah tragedi terjadi.
Hasil Autopsi Masih Ditunggu
Kepala RS Bhayangkara Setukpa Polri Sukabumi, Kombes Pol dr.
Carles Siagian, menyampaikan tim forensik menemukan luka bakar di beberapa bagian tubuh korban.
Luka terdapat di kaki kiri, punggung, bibir, dan hidung.
Penyebab kematian belum dapat dipastikan.
Organ dalam telah diautopsi dan sampel dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Ditemukan pembengkakan pada jantung dan paru-paru, namun belum diketahui kaitannya dengan dugaan kekerasan.
Menanti Kepastian Hukum
LKasus NS menjadi peringatan bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi di lingkungan terdekat dan sering tersembunyi di balik alasan sederhana, sehingga penegakan hukum yang tegas, pengawasan keluarga, dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap anak dapat tumbuh dengan aman dan terlindungi.***
Artikel Terkait
Trik Beli Koin TikTok Murah dan Resmi, Hemat hingga 30% dengan Metode Ini!
Jadwal Buka Puasa Karanganyar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026, Warung Makan Murah dan Lokasi Ngabuburit
Jam Buka Puasa Sragen Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026, Waktu Maghrib dan Lokasi Ngabuburit
Jadwal Buka Puasa Magetan 2026: Nikmati Takjil Khas dan Lokasi Ngabuburit Favorit yang Wajib Dikunjungi
FedEx di Tengah Badai Tarif AS: Saat Indonesia Jadi Magnet Relokasi dan Peluang Ekspor UKM
Update Jadwal Buka Puasa Tulungagung Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026, Tempat Makan Murah dan Lokasi Ngabuburit Anak Muda
105 Ribu Pikap dari India, Antara Ambisi Logistik dan Luka Industri Lokal
Kisah Muawiyah bin Muawiyah al-Muzani, Sahabat Nabi yang Disalatkan 70.000 Malaikat
Ali bin Abi Thalib dan Keitimewaan Gelar Karramallahu Wajhah yang Disandangnya
Khadijah, Perempuan Luar Biasa yang Melampaui Zamannya