Reza Arap Buka Suara Usai Kepergian Lula Lahfah, Minta Publik Fokus Dukung Keluarga Almarhumah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 30 Januari 2026 | 13:58 WIB
Menyoroti penuturan artis, Reza Arap tentang kenangan bersama pasangannya, Lula Lahfah yang kini telah tiada. (Instagram.com@ybrap)
Menyoroti penuturan artis, Reza Arap tentang kenangan bersama pasangannya, Lula Lahfah yang kini telah tiada. (Instagram.com@ybrap)

TITIKTEMU.CO - Kepergian selebgram sekaligus artis muda berbakat Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga orang-orang terdekatnya. Lula diketahui meninggal dunia di apartemennya pada Jumat, 23 Januari 2026, dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Pasca tujuh hari masa berkabung, Reza Arap Oktovian, YouTuber ternama yang juga merupakan pasangan Lula, akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun media sosial pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Arap mencurahkan isi hatinya sekaligus menyampaikan pesan penting kepada publik terkait proses duka yang tengah dijalaninya.

Arap Tegaskan Dukungan Utama untuk Keluarga dan Sahabat Lama

Pria berusia 38 tahun itu mengakui bahwa kedekatannya dengan Lula secara intens baru terjalin sekitar satu tahun terakhir. Oleh karena itu, ia menilai pihak yang paling berhak menerima perhatian dan dukungan emosional adalah keluarga inti serta sahabat lama almarhumah.

Baca Juga: Pernyataan Kepala Bappenas Soal MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja Jadi Sorotan Publik

“Tidak ada yang lebih pantas menerima dukungan dalam bentuk apa pun atas rasa duka ini selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang telah mendampingi almarhumah selama bertahun-tahun,” tulis Arap, dikutip dari akun X pribadinya @yourbae, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia pun meminta agar empati publik lebih diarahkan kepada orang-orang yang telah menemani perjalanan hidup Lula sejak lama.

Hubungan yang Singkat Namun Penuh Makna

Meski mengakui durasi hubungan mereka relatif singkat, Arap menegaskan bahwa kebersamaannya dengan Lula memiliki arti yang sangat mendalam. Bahkan, keduanya sempat menyusun berbagai rencana besar untuk masa depan yang melibatkan keluarga.

“Saya memang mengenal almarhumah sejak lama, tetapi memori yang saya miliki secara intens hanya dalam kurun hampir satu tahun terakhir,” ungkapnya.

“Termasuk rencana-rencana kami berdua dan keluarga yang kini harus terhenti,” sambung Arap.

Baca Juga: Banjir Bandang Aceh Ancam Tradisi Kanji Rumbi, Warga Khawatir Ramadan 2026 Tanpa Bubur Khas

Minta Ruang Pribadi untuk Pulih Secara Mental

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X