TITIKTEMU.CO - Kota Surabaya kembali diuji nurani sosialnya. Kasus pengusiran paksa Nenek Elina Widjajanti (80) dari rumahnya di kawasan Dukuh Kuwukan, Sambikerep, memantik kemarahan publik.
Aksi tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi masyarakat.
Bagi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, ini bukan sekadar konflik warga, melainkan alarm keras soal premanisme yang tak boleh dibiarkan tumbuh.
Baca Juga: Bumi Gayo Bergejolak, Burni Telong Masuk Siaga III: Alam Kirim Sinyal Serius
Ormas Bukan Tameng untuk Intimidasi
Eri Cahyadi menegaskan, siapa pun yang melakukan kekerasan atau intimidasi dengan membawa nama ormas tetap harus berhadapan dengan hukum.
Menurutnya, identitas organisasi tidak bisa dijadikan perisai untuk menekan warga lemah.
Jika terbukti melakukan praktik premanisme, ia tak ragu merekomendasikan pembubaran ormas tersebut.
Baginya, hukum harus berdiri di atas semua atribut dan kepentingan.
Surabaya, kata Eri, tidak memberi ruang bagi kelompok yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Rumah Diratakan, Nenek 80 Tahun Terluka: Dugaan Pengusiran Brutal Gegerkan Surabaya
Satgas Anti-Premanisme: Negara Hadir Lebih Dekat
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Surabaya berencana membentuk Satgas Anti-Premanisme. Satuan tugas ini akan melibatkan unsur TNI, Polri, serta tokoh-tokoh masyarakat lintas latar belakang.
Tujuannya sederhana namun krusial: mencegah, merespons, dan menindak cepat segala bentuk premanisme.
Artikel Terkait
Kim Jae-hyun Buka Suara soal Cameo Namkoong Min di Dynamite Kiss, Kisah di Balik Cameo Namkoong Min
Jakarta Ditutup Demi Pesta: Sudirman–Thamrin Disiapkan Jadi Panggung Tahun Baru 2026
Upah Dipangkas, Suara Buruh Menggema: Monas Jadi Pusat Perlawanan UMSK Jabar
One Piece Tak Sama Lagi: Oda Akui Ada Sosok yang Melewati Rocks dan Harald
RW Jadi Motor Pembangunan: Depok Siapkan Dana Rp300 Juta per Lingkungan Mulai 2026
Sidang Ricuh, Palu Hakim Tenggelam: Majelis Tegaskan Tak Ada Walkout di Kasus Delpedro
Malam Tahun Baru Tanpa Layar: Cara Keluarga Kembali Benar-Benar Hadir
Tahun Baru Tanpa Drama: Perayaan Ramah Anak yang Tetap Hangat untuk Semua
Kumpulan Caption Awal Tahun 2026 Penuh Makna untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp Story Sosial
Bumi Gayo Bergejolak, Burni Telong Masuk Siaga III: Alam Kirim Sinyal Serius