“Keberangkatan bupati beserta istri dilakukan setelah melihat situasi Aceh Selatan secara umum yang sudah stabil dan korban bencana tertangani dengan baik,” kata Diva.
Dia menambahkan masyarakat yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, dan penanganan lapangan dinilai cukup terkendali.
Diva juga membantah tegas narasi yang menyebutkan bahwa Mirwan pergi umrah saat warga masih membutuhkan pendampingan.
“Fakta di lapangan menunjukkan bupati tetap memantau keadaan hingga bantuan tersalurkan,” ujarnya.
Untuk memastikan tanggung jawab pemerintahan tetap berjalan, Diva menegaskan selama Mirwan berada di Makkah, penanganan bencana ditangani bersama Wakil Bupati Aceh Selatan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, kata dia, berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan warga tertangani.
Baca Juga: Ketika Logistik Terputus: Kisah Warga Berebut Harapan di Tengah Krisis Tapanuli dan Aceh
Polemik yang Belum Reda
Sementara itu, melalui keterangan tertulis, Bupati Aceh Selatan Mirwan menegaskan perjalanan umrah tersebut merupakan nazar pribadi, dan dilakukan setelah memastikan kondisi Aceh Selatan terkendali.
“Saat itu situasi terkendali sehingga saya dapat menunaikan nazar saya untuk melaksanakan ibadah umrah,” ujarnya.
Terkait surat Gubernur Aceh yang menyatakan tidak memberikan izin, Mirwan menjelaskan surat tersebut baru diterima Pemkab Aceh Selatan pada 2 Desember 2025, saat dia sudah berada di Mekkah.
Mirwan menyebut keterlambatan informasi terjadi karena jaringan komunikasi dan listrik di sejumlah wilayah Aceh Selatan sempat padam akibat gangguan listrik.
Meski menuai polemik, Mirwan memastikan penanganan banjir tetap berlangsung efektif. Dia menyebut posko bencana dan OPD terkait terus bekerja di lapangani.***
Artikel Terkait
Banjir Bandang Sumatera–Aceh: Prabowo Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Kirim Bantuan Darat dan Udara
Ketika Komunikasi Terputus: Kisah Orang-Orang yang Menanti Kabar Keluarga di Tengah Bencana
Siapa yang Berhak Menetapkan Bencana Nasional? Cak Imin Buka Suara soal Banjir Sumatera
Dua Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Mampu Tangani Bencana, Prabowo Pastikan Negara Siap Menangani
Tanggap Bencana Sumut-Sumbar, BRI Salurkan Bantuan Untuk Percepat Pemulihan Warga yang Terdampak