TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemulihan ekonomi Indonesia belum bergerak seagresif yang diinginkan.
Menurutnya, salah satu faktor utama adalah mesin moneter yang belum berfungsi optimal untuk mendorong perputaran uang di masyarakat.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis, 28 November 2025, saat menjelaskan strategi pemerintah membalikkan penurunan likuiditas yang terjadi beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri: Reformasi Polri Diujung Masa Jabatan, Langkah Terselubung?
Dana Rp1.000 Triliun Mengendap di Bank Sentral
Purbaya menyoroti besarnya dana perbankan yang diserap oleh instrumen bank sentral.
“Bank sentral masih memegang uang yang sangat besar, sekitar Rp1.000 triliun. Kalau bisa didorong keluar sedikit saja, dampaknya akan sangat besar bagi ekonomi,” ujarnya.
Ia menggambarkan kondisi itu sebagai mesin besar yang belum diketuk agar ikut bergerak selaras dengan kebijakan fiskal pemerintah.
Baca Juga: Rekening Masih Diblokir Usai Bebas, Kisah Ira Puspadewi Hidup dengan Rp1,2 Juta dan Bantuan Teman
Dorongan Moneter Dinilai Belum Kuat
Meskipun ada tanda-tanda likuiditas yang mulai membaik, Purbaya menilai dukungan dari sisi moneter masih belum terasa.
Dana perbankan yang “parkir” di BI membuat penyaluran ke sektor riil tidak maksimal, padahal kredit yang menganggur menjadi tanda likuiditas domestik sebenarnya cukup longgar.
“Selama ini beban pemulihan lebih banyak ditopang oleh kebijakan fiskal,” jelasnya.
Menurutnya, bank sentral masih memiliki ruang untuk mendorong likuiditas tanpa memicu inflasi berlebihan.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Ulang Proyek Whoosh: Bukan Kebutuhan Publik, Bukan Lompatan Teknologi, Hanya Proyek Pamer?
Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri: Reformasi Polri Diujung Masa Jabatan, Langkah Terselubung?
Rekening Masih Diblokir Usai Bebas, Kisah Ira Puspadewi Hidup dengan Rp1,2 Juta dan Bantuan Teman
Operasi Udara TNI Dikebut: 76.500 Ton Bantuan Sudah Terbang ke Sumut–Aceh, Daerah Terisolasi Jadi Prioritas
Ketika Semua Terlihat Lebih Cepat: Cara Tetap Waras di Era Overstimulation
Update Kasus Ledakan SMAN 72: Pelaku ABH Dipindah ke Rumah Aman, Psikis Belum Stabil
Mindset Kaya vs Mindset Biasa: Kebiasaan Kecil yang Membedakan Keduanya
Kepergian Gary Iskak: Detik Kecelakaan, Kesaksian Sahabat, dan Jejak Sang Pecinta Motor
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, 1.829 Warga Mengungsi dan Distribusi BBM Terkendala