Rocky Gerung Bongkar Ulang Proyek Whoosh: Bukan Kebutuhan Publik, Bukan Lompatan Teknologi, Hanya Proyek Pamer?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 29 November 2025 | 22:15 WIB
Rocky Gerung soroti ide awal pengadaan proyek kereta cepat atau Whoosh.  (Instagram/keretacepat_id)
Rocky Gerung soroti ide awal pengadaan proyek kereta cepat atau Whoosh. (Instagram/keretacepat_id)

Jepang sendiri, lanjutnya, melakukan survei lapangan dan riset mendalam selama empat tahun.

Sementara studi China dianggap tidak empiris, sehingga menjadi salah satu alasan terjadinya pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.

Kritik Rocky Gerung membuka kembali perdebatan panjang soal urgensi, teknologi, hingga geopolitik di balik proyek Whoosh Jakarta–Bandung.

Dari isu manfaat publik, klaim lompatan teknologi, hingga dugaan kepentingan asing, Whoosh kini berada di persimpangan antara simbol pembangunan atau sekadar proyek prestisius yang penuh tanda tanya.

Publik pun menunggu bagaimana pemerintah menjawab kritik dan fakta-fakta yang terus mencuat.***

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X