Sumut dalam Kepungan Air dan Tanah: Ketika Empat Kabupaten Berjuang di Tengah Bencana Berlapis

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 26 November 2025 | 22:30 WIB
Menyoroti bencana banjir hingga longsor yang melanda wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu, 26 November 2025.  (Dok. BPBD Kabupaten Padang Sidempuan)
Menyoroti bencana banjir hingga longsor yang melanda wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu, 26 November 2025. (Dok. BPBD Kabupaten Padang Sidempuan)

TITIKTEMU.CO - Sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami bencana beruntun berupa banjir dan longsor pada Selasa, 25 November 2025.

Laporan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, empat kabupaten terdampak cukup parah: Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Ribuan rumah dikabarkan terendam atau mengalami kerusakan, sementara dua jembatan penghubung ambruk dan tidak bisa lagi dilewati warga.

Baca Juga: Dari Senayan ke Sepaku: DPR ‘Menguji’ Basuki soal Nasib ASN di Kota Masa Depan IKN

Dua Jembatan Putus, Warga Harus Memutar

Kerusakan jembatan terjadi di Kecamatan Simangumban dan Purbatua.

Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa sekitar 50 rumah di Desa Simangumban Julu dan Siopat Bahal juga terkena dampaknya.

Putusnya kedua jembatan membuat warga dan tim penyelamat harus memutar cukup jauh untuk melakukan proses evakuasi maupun penyaluran bantuan.

“Dua jembatan penghubung rusak total dan tidak dapat dilintasi. BPBD Tapanuli Utara telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen,” ujar Abdul dalam keterangan resmi Rabu, 26 November 2025.

Baca Juga: Bumi Tapanuli Menangis: Akses Terputus, Ribuan Rumah Tenggelam, Warga Menanti Pertolongan

Satu Warga Hilang Terseret Arus Sungai

Bencana semakin memilukan ketika satu warga di Kelurahan Hamopan Sibatu, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, dilaporkan hilang setelah hanyut diseret derasnya arus sungai.

Sebanyak 220 jiwa dan 17 rumah terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Hujan deras membuat sungai meluap. Saat itu satu warga terseret arus dan hilang. Tim BPBD bersama relawan sedang melakukan operasi pencarian,” jelas Abdul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: BPBD

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X