Duduk Perkara Gonjang-ganjing Nahdlatul Ulama, Upaya Pemakzulan Ketua PBNU Gus Yahya   

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 25 November 2025 | 16:25 WIB
Duduk Perkara Gonjang-ganjing Nahdlatul Ulama, Upaya Pemakzulan Ketua PBNU Gus Yahya . (NU Online)
Duduk Perkara Gonjang-ganjing Nahdlatul Ulama, Upaya Pemakzulan Ketua PBNU Gus Yahya . (NU Online)

Dia juga mengajak jajaran PBNU melakukan rekonsolidasi agar organisasi tetap solid dan tidak terbelah.

Para ketua PWNU daerah pun mengungkapkan keresahannya. Ketua PWNU Sumatera Utara menegaskan pemakzulan Ketum bukan hanya wewenang elit pusat.

Sementara Ketua PWNU Jawa Barat mengaku sangat sedih melihat NU menjadi terpecah hingga menjadi “tontonan memprihatinkan”.

Baca Juga: Batas Kuasa Syuriyah dan Gejolak PBNU: Gus Yahya Bicara, Risalah Beredar, Isu Memuncak 

Silaturahim Alim Ulama: Isu Pemakzulan Dihentikan

Ketegangan mulai mereda setelah Rapat Silaturahim Alim Ulama pada Minggu malam 23 November 2025. Dalam pertemuan tersebut, para ulama menyepakati tiga poin:

Akan ada silaturahim yang lebih besar untuk menjaga persatuan kiai dan ulama.

Kepengurusan PBNU harus selesai satu periode tanpa pemakzulan maupun pengunduran diri.

Semua pihak diminta melakukan introspeksi dan menahan diri demi kebaikan bersama.

Dengan demikian, secara formal organisasi memutuskan untuk melanjutkan kepengurusan hingga Muktamar tahun depan, sekaligus menghentikan wacana pemberhentian Ketua Umum.

Baca Juga: Desakan Mundur Gus Yahya Menguat, Skandal PBNU dan Korupsi Haji Disorot

Gus Yahya Menegaskan Tidak Terafiliasi dengan Zionisme

Setelah pertemuan di Surabaya, Gus Yahya kembali menegaskan klarifikasinya mengenai isu kedekatan dengan Israel.

Dia menyebut pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 2018 merupakan upaya diplomasi untuk Palestina.

Adapun., lanjut dia, agenda pertemuan itu sudah diketahui para pengurus NU ketika dia dipilih sebagai Ketua Umum pada 2021.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X