PBNU Keluarkan 7 Pernyataan Sikap soal Eskalasi Kekerasan Israel-Palestina

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Oktober 2023 | 09:30 WIB
Surat pernyataan sikap terkait meletusnya eskalasi konflik perang antara Israel-Palestina (PBNU)
Surat pernyataan sikap terkait meletusnya eskalasi konflik perang antara Israel-Palestina (PBNU)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan 7 pernyataan sikap terkait meletusnya eskalasi konflik perang antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Baca Juga: 7 Air Terjun Terindah di Pasuruan, Alami Bikin Hati Adem

Dalam pernyataannya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap ribuan korban jiwa dari kedua pihak.

Dia menyerukan kepada sejumlah pihak dan masyarakat internasional agar melakukan langkah lebih tegas (decisive) dalam mengupayakan penyelesaian yang adil atas konflik Israel-Palestina sesuai hukum dan kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada.

Baca Juga: Waktu Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Diperpanjang

Baca Juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2023 Diperpanjang. Ini Jadwal Terbarunya

"Kepada Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menggunakan veto dalam membela salah satu pihak dalam tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan tersebut," jelas Gus Yahya dalam pernyataan sikapnya pada Senin (9/10/2023).

Dia juga menyerukan kepada umat Islam dan warga Nahdlatul Ulama untuk melakukan shalat ghaib dan doa bersama guna mendoakan arwah yang meninggal disebabkan eskalasi kekerasan serta mendoakan agar jalan perdamaian dan keadilan dapat segera diwujudkan.

Baca Juga: Tim U-17 Indonesia Uji Kekuatan Lawan Eintracht Frankfurt U-19

Melalui surat PBNU bernomor 1019/PB.03/A.II.07.08/99/10/2023, berikut 7 pernyataan sikap PBNU tersebut:

 

  1. Menyampaikan penyesalan dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya eskalasi konflik dan kekerasan antara Israel dan Palestina di Kawasan Jalur Gaza.
  2. Menyerukan agar konflik dan kekerasan yang telah menimbulkan jathnya korban kemanusiaan tersebut segera dihentikan dengan segala daya Upaya.
  3. Menyerukan kepada masyarakat harus internasional agar bertindak dengan lebih tegas (decisive) dalam mengupayakan penyelesaian yang adil atas konflik Israel-Palestina sesuai hukum dan kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada.
  4. Menyerukan kepada Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menggunakan veto dalam membela salah satu pihak dalam tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan tersebut.
  5. Menyerukan agar identitas dan seruan-seruan keagamaan tidak digunakan untuk memupuk dan menyuburkan permusuhan dan kebencian, termasuk dalam kaitan dengan konflik dan kekerasan Israel-Palestina.
  6. Menyerukan agar inspirasi agama tentang Rahmah, persaudaraan dan keadilan universal harus dikedepankan demi mengupayakan resolusi konflik di semua tingkatan, baik di tingkat struktur politik maupun di tingkat komunitas.
  7. Menyerukan kepada umat Islam dan warga Nahdlatul Ulama untuk melakukan shalat ghaib dan doa bersama guna mendoakan arwah yang meninggal disebabkan eskalasi kekerasan serta mendoakan agar jalan perdamaian dan keadilan dapat segera diwujudkan.***


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: PBNU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X