Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kesenjangan sosial yang masih dirasakan masyarakat. Ia mengaku tidak bisa menerima jika masih ada warga yang hidup dalam kesulitan, termasuk anak-anak yang bersekolah tanpa sarapan.
“Saya tidak rela jika di abad ke-21 masih ada rakyat kita yang hidup sangat sulit, terutama anak-anak yang berangkat sekolah dengan keadaan lapar,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah harus bergerak cepat dan memberikan hasil nyata, bukan hanya janji.
“Rakyat membutuhkan hasil yang cepat. Bukan sekadar bicara. Kita harus memberikan bukti nyata,” tambahnya.
Baca Juga: Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Diduga Dirundung, Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan
Transformasi Digital Pendidikan Lewat Smartboard
Kedatangan Prabowo ke SMPN 4 Kota Bekasi juga dalam rangka peluncuran smartboard sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan melalui digitalisasi. Teknologi ini dinilai dapat mempercepat pemahaman siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Prabowo berharap penggunaan perangkat tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda yang unggul dan siap mengelola potensi besar Indonesia.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Pendidikan, pemerintah daerah, para guru, serta siswa SMPN 4 Bekasi.***
Artikel Terkait
Update Harga BBM Non-Subsidi Pertamina 17 November 2025: Pertamina Dex dan Dexlite Naik di Seluruh Kalimantan
Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Mengemuka: Pengamat Soroti Dampak Psikologis, BI Tegaskan Nilai Tetap
Saut Situmorang Soroti Hilangnya Nilai di KPK: Ungkit Inkonsistensi hingga Turunnya Penegakan Korupsi
Diskon 50% Tambah Daya Listrik PLN Tersedia 10–23 November 2025 Lewat PLN Mobile. Cek Syarat dan Cara Klaimnya di Sini
Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Diduga Dirundung, Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan
Roy Suryo Kritik KPU Surakarta Usai Akui Arsip Ijazah Jokowi Dimusnahkan, KIP Tegaskan Langgar Aturan Kearsipan
Arsul Sani Bantah Tuduhan Ijazah Palsu: Tunjukkan Dokumen Asli dan Ungkap Riwayat Studi Sejak 2011