Penurunan Tanah jadi Penyebab Air Laut Seperti Meninggi
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah, menjelaskan bahwa penurunan permukaan tanah di Jakarta Utara menjadi faktor utama air laut tampak lebih tinggi.
Menurutnya, pembangunan gedung-gedung bertingkat berkontribusi terhadap turunnya tanah hingga rata-rata 20 sentimeter setiap tahun.
“Itu yang bikin air laut terlihat lebih tinggi dan hampir sejajar tanggul,” jelas Trubus.
Jika dibiarkan, intensitas rob diprediksi semakin sering dan lebih sulit dikendalikan.
Baca Juga: Jelang Jumenengan Pakubuwono XIV, Ini Deretan Kontroversi Gusti Purbaya
Dampak Jika Tanggul Jebol Bisa Meluas ke Banyak Wilayah
Trubus mengatakan bahwa dampak jebolnya tanggul Pantai Mutiara tidak hanya merusak kawasan elit di sekitarnya.
“Kalau jebol, akses jalan bisa tertutup semua. Perekonomian lumpuh. Dampaknya bisa menjalar puluhan kilometer, bukan cuma di utara,” katanya.
Ia menambahkan, jika hujan deras dan air kiriman dari Bogor bersamaan dengan jebolnya tanggul, potensi Jakarta tenggelam menjadi jauh lebih besar.
Pemerintah Diminta Tidak Diam
Trubus menilai kondisi tanggul yang sejajar dengan air laut adalah bukti bahwa penanganan rob di Jakarta Utara belum berhasil.
Ia mendesak pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan proyek tanggul raksasa dari pemerintah pusat, tetapi juga membuat langkah penyelamatan jangka pendek dan jangka panjang.
“Pemprov harus punya rencana sendiri, bukan sekadar menunggu proyek pusat,” tegasnya.
Rencana Pembangunan Tanggul NCICD
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan 500 Ribu Lulusan SMK ke Luar Negeri: Dana Raksasa, Peluang Besar, dan Target 2026
UMBY Perkuat Kemampuan Digital Balai Taman Nasional Gunung Palung Lewat Pelatihan Produksi Konten
Sejarah Keraton Surakarta: Jejak Kelam Penangkapan Paku Buwono VI, Melawan Belanda, Membela Diponegoro
Jelang Jumenengan Pakubuwono XIV, Ini Deretan Kontroversi Gusti Purbaya
Istana dan Polri Siap Jalankan Putusan MK yang Larang Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil
Rizky Ridho Masuk Nominasi FIFA Puskas Award 2025 Berkat Gol Spektakuler dari Jarak Jauh
Longsor Cilacap Timbun 16 Rumah, 21 Warga Dilaporkan Hilang dan 2 Meninggal Dunia
Komisi Reformasi Polri Ungkap Masalah Kompleks: Jimly Sebut Diperlukan Pembenahan Fundamental
Garda Medika Luncurkan Fitur Express Discharge: Pulang Cepat Usai Konsultasi Tanpa Antre
Polda Metro Jaya Periksa 46 Saksi Anak Terkait Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Ungkap Fakta Baru Soal Kondisi Pelaku