TITIKTEMU.CO - Upaya pelestarian alam kini tidak hanya bisa dilakukan di lapangan, tetapi juga di ruang-ruang digital.
Menyadari pentingnya komunikasi yang kuat dan strategis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali menggandeng Balai Taman Nasional Gunung Palung (BTNGP) untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan konten edukasi konservasi.
Program kolaborasi ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang telah dimulai kedua lembaga itu sejak 2023.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Lingkungan, BRI Peduli Ajak Anak Muda Tanam Mangrove dan Kelola Limbah Plastik
Pada tahap awal, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia UMBY fokus melakukan pemetaan audiens serta memberikan pelatihan dasar komunikasi digital.
Memasuki tahun kedua, kerja sama ini dikembangkan lebih jauh untuk memperkuat strategi produksi konten yang lebih sistematis, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan publik digital masa kini.
Pendampingan Strategis Perkuat Suara Konservasi
Ketua Tim PkM, Dr Didik Haryadi S, SKom.I, MA, CICS, menjelaskan program lanjutan ini dirancang untuk memperdalam strategi konten yang telah disusun sebelumnya.
Jika tahun lalu fokusnya lebih pada pengenalan dasar, kali ini tim UMBY akan memberikan pendampingan intensif, mencakup digital storytelling, optimasi fitur media sosial terbaru, sampai evaluasi performa konten.
“Kolaborasi ini adalah komitmen berkelanjutan. Tahap kedua ini kami masuk lebih dalam pada strategi konten terukur dan pemanfaatan fitur baru agar pesan konservasi dapat diterima lebih luas dan efektif,” ," ujar Dr Didik.
Pendampingan ini diharapkan dapat membantu BTNGP dalam menerjemahkan data ilmiah mengenai flora, fauna, serta ancaman ekosistem, terutama orangutan sebagai spesies kunci, sekaligus menjadi konten yang mudah dipahami dan menarik bagi masyarakat.
Baca Juga: UGM Kembali Jawara: Tim GAMAFORCE Raih Juara Umum KRTI 2025 untuk Ke-8 Kalinya!
Digitalisasi Konservasi: Tantangan Baru bagi Taman Nasional
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung, Prawono Meruanto, SP, M.Si, menyambut baik kelanjutan kolaborasi ini. Dia menilai ruang digital merupakan medan penting untuk mengedukasi publik dan meningkatkan dukungan terhadap konservasi.
Artikel Terkait
Daftar Bidang Studi PPG Calon Guru 2025 SD, SMP, dan SMA untuk Akademik dan Kejuruan
Cara Pengajuan di Portal SIM Sarpras Lengkap Kriteria Madrasah yang Berhak Mengajukan Bantuan
Beasiswa Doktor Dalam Negeri 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftarannya di Sini
Gelap di Balik Jas Putih: Kasus Perundungan Mahasiswa UNUD dan Luka Sunyi Dunia Pendidikan Kedokteran
BRI Peduli Salurkan Perahu Literasi, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Wilayah Pesisir Tolitoli
Beri Ruang Anak Indonesia Bebas Berimajinasi, FBA XVII Gelar Aneka Workshop Parenting dan Seni
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia: Kisah Inspiratif Ibnu Hafiz, Alumnus ITB yang Juara 1 Lomba Paper Energi Asia Pasifik 2025