TITIKTEMU.CO - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memperbarui jadwal KRL Solo–Jogja untuk periode 3–9 November 2025.
Perjalanan antar dua kota sibuk di Jawa Tengah dan DIY ini semakin nyaman dengan jadwal yang lebih rapat dan waktu tempuh yang efisien serta harga yang sangat terjangkau.
Sejak diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada 1 Februari lalu, jumlah perjalanan KRL Solo–Jogja menjadi 27 kali setiap hari. Dari jumlah itu, 15 perjalanan rute Jogja–Solo dan 12 rute Solo–Jogja.
Penambahan jadwal perjalanan ini disambut positif oleh para pengguna setia KRL yang mengandalkan transportasi ini untuk bekerja, kuliah, maupun berwisata.
Selain itu, perubahan ini juga menjadi bagian dari upaya KAI Commuter dalam meningkatkan konektivitas transportasi massal yang cepat, aman, dan ramah lingkungan.
Dengan jadwal perjalanan baru ini, waktu keberangkatan dari beberapa stasiun utama seperti Solo Balapan, Klaten, dan Lempuyangan turut menyesuaikan. KCI mengimbau penumpang untuk selalu mengecek jadwal terbaru.
Informasi perjalanan dapat dipantau lewat aplikasi Access by KAI, KRL Access, atau C-Access. Pengguna bisa memantau posisi real-time kereta, jadwal keberangkatan, hingga estimasi waktu tiba di setiap stasiun.
Baca Juga: Pemerintah Kaji Skema Baru untuk Kelonggaran Pembayaran Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung
Jadwal KRL Solo–Jogja 3–9 November 2025
Berikut jadwal lengkap keberangkatan KRL dari arah Solo menuju Jogja untuk pekan ini berdasarkan data resmi Gapeka 2025:
Stasiun Palur
05.00, 06.05, 07.15, 08.56, 10.40, 12.50, 13.43, 15.35, 16.35, 18.05, 19.45, 20.42 WIB
Stasiun Jebres
Artikel Terkait
Rute Kereta Cepat Sampai Surabaya: Mimpi Besar atau Beban Baru? Begini Kata Menko AHY
Utang Raksasa Kereta Cepat Whoosh Jadi Sorotan: Kontrak Gelap, Bunga Tinggi, Jalan Keluar Buntu?
Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Jadi Sorotan, Mahfud MD Pertanyakan Transparansi Kontrak Indonesia–China
Utang Kereta Cepat Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Jokowi dan Menkeu Purbaya Beberkan Alasan dan Harapan
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Setyo Budiyanto: Masih Tahap Telaah Awal
Ekonom Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Soroti Keterlibatan Pejabat dan Klaim ‘Proyek Busuk’
Ekonom Anthony Budiawan Sebut Ada Pemufakatan Jahat dan Dugaan Mark Up di Proyek Kereta Cepat Whoosh