Skandal Impor Ilegal dan Dugaan Suap di Pelabuhan: Menkeu Purbaya Janji Sikat Mafia Thrifting demi Lindungi Industri Tekstil Nasional

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:56 WIB
Menyoroti kasus impor ilegal baju bekas atau thrifting yang menuai sorotan Menkeu Purbaya hingga bikin cemas industri tekstil di Tanah Air.  (Instagram.com/@purbayayudhi_official)
Menyoroti kasus impor ilegal baju bekas atau thrifting yang menuai sorotan Menkeu Purbaya hingga bikin cemas industri tekstil di Tanah Air. (Instagram.com/@purbayayudhi_official)

TITIKTEMU.CO - Industri tekstil nasional kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat dugaan praktik impor ilegal pakaian bekas (thrifting) yang merugikan negara. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menindak tegas para pelaku penyelundupan yang merusak iklim usaha dalam negeri.

Namun, di tengah langkah pemerintah tersebut, publik justru mempertanyakan kinerja aparat dalam mengawasi ribuan jalur tikus yang diduga menjadi pintu masuk utama barang-barang ilegal.

Dugaan Suap Rp20 Juta per Kontainer di Pelabuhan Resmi

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Danang Girindrawardana, mengungkapkan bahwa penyelundupan tidak hanya terjadi lewat pelabuhan kecil, melainkan juga melalui pelabuhan besar yang berstatus resmi.

Baca Juga: Industri Asuransi Syariah di Persimpangan: Tantangan Modal, Konsolidasi, dan Kepercayaan Publik

Ia bahkan menyoroti adanya dugaan praktik suap terstruktur di pelabuhan besar yang memungkinkan barang impor ilegal lolos pemeriksaan.

“Satu kontainer itu katanya harus masuk dengan uang suap sebesar Rp20 juta. Kalau dibiarkan, dan ada 300 kontainer per hari, maka kerugian negara sangat besar,” ungkap Danang dalam siniar YouTube Hotroom pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Danang menjelaskan bahwa barang-barang yang masuk tidak hanya berupa pakaian bekas, tetapi juga produk campuran seperti elektronik, kosmetik, dan alat rumah tangga.

“Pertanyaannya, di mana kejelian aparat kita terhadap penyelundupan ini?” ujarnya menegaskan.

Baca Juga: Atap Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, 1 Santriwati Meninggal: Pemprov Jatim Turun Tangan

Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Sikat Mafia Impor Ilegal

Menanggapi hal tersebut, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pelaku impor ilegal, khususnya yang terlibat dalam perdagangan pakaian bekas.

“Kalau impornya mati, suplainya berhenti, maka industri domestik akan hidup lagi,” kata Purbaya kepada awak media di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengantongi daftar nama importir yang kerap melakukan praktik ilegal tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X