“Pajak bukan untuk menekan, tapi untuk menggerakkan,” tegasnya.
Ia menilai kebijakan fiskal yang baik bukan hanya soal berapa besar penerimaan negara, tapi seberapa cepat uang itu kembali bekerja di tengah masyarakat.
Baca Juga: Heboh Pertalite Bikin Motor Brebet: Salah BBM atau Ada Masalah Lain? Begini Respons Pemerintah!
Dana Mengendap, Ekonomi Tersendat
Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga menyoroti masalah klasik: dana negara yang mengendap di sistem perbankan dan Bank Indonesia (BI). Uang yang “nganggur” ini, katanya, seharusnya bisa mengalir lebih cepat ke sektor riil.
Sebagai solusinya, pemerintah memindahkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sekitar Rp 200 triliun dari BI ke perbankan nasional.
Langkah ini diharapkan menjadi bahan bakar baru bagi penyaluran kredit dan perputaran ekonomi.
“Kalau uangnya aktif di sistem, swasta juga akan ikut bergerak,” jelas Purbaya.
Menggerakkan Ekonomi Tanpa Gegabah
Kebijakan ini bukan tanpa pengawasan. Purbaya menegaskan, pemerintah akan memantau setiap langkahnya secara hati-hati agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Tujuannya bukan sekadar mempercantik angka pertumbuhan, tetapi memastikan uang pajak benar-benar membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tenang saja, semua akan kami monitor dengan ketat,” tutupnya dengan nada menenangkan.
Pada akhirnya, pesan dari Purbaya sederhana namun bermakna: pajak adalah alat pembangunan, bukan beban hidup.
Pemerintah berkomitmen menunggu hingga ekonomi benar-benar siap sebelum meminta rakyat berkontribusi lebih.
Artikel Terkait
Syahganda: Kritik Hasan Nasbi ke Purbaya Salah Sasaran, Itu Sindir Prabowo!
Kasus Whoosh KCJB Disorot Tajam, KPK Bergerak Pelan tapi Pasti: Ada Apa di Balik Dugaan Mark-Up Fantastis?
Dipanggil ke Istana, Maruarar Sirait Beberkan Gebrakan Perumahan Rakyat: BPHTB Gratis, Bunga Tetap 5 Persen
Belanja Hemat Awal Bulan! Ini Katalog Promo Indomaret 30 Oktober–2 November 2025
Promo Alfamart 30 Oktober - 2 November 2025: Belanja Hemat Mulai Rp5 Ribuan, Banyak Diskon Menarik!
Drama Gelap Myawaddy: 26 WNI Pulang dari Neraka Online Scam di Myanmar
Belanja Hemat! Ini Katalog Promo Superindo 30 Oktober – 2 November 2025
Risiko dan Peluang Take Over Kredit KPR untuk Pembeli dan Penjual
Heboh Pertalite Bikin Motor Brebet: Salah BBM atau Ada Masalah Lain? Begini Respons Pemerintah!
Biaya Haji 2026 Turun, tapi Tetap Fantastis: Cuma Gimmick Angka?