Berdasarkan prosedur di Pertamina, pejabat setingkat manajer pun diperbolehkan menandatangani MoU.
Baca Juga: Isu Kekerasan Seksual di Pesantren: Luka Sunyi yang Tidak Boleh Diabaikan
Tidak Pernah Menerima Laporan Lanjutan
Meski memberi pelimpahan kuasa kepada Hanung, Karen mengaku tidak pernah mendapatkan laporan perkembangan apa pun mengenai proyek penyewaan Terminal BBM Merak.
Ia menyebutkan tidak pernah mendapat penjelasan, baik dalam forum rapat direksi maupun komunikasi informal.
Ia juga menambahkan hanya menerima satu surat terkait penjajakan kerja sama itu.
Tidak ada laporan kajian, analisis pembanding, ataupun dokumen penunjang yang biasanya menjadi dasar evaluasi proyek strategis.
Tuduhan ‘Buang Badan’ Mengemuka
Dalam persidangan sebelumnya, nama Karen pernah disebut oleh Hanung Budya dengan istilah “buang badan”, seolah-olah Karen melepas tanggung jawab dengan mendelegasikan kewenangan.
Isu ini kembali dipertanyakan jaksa. Namun Karen tidak menanggapi secara emosional dan hanya menjelaskan bahwa saat proyek berlangsung, ia sudah tidak lagi memegang kendali penuh karena memasuki masa akhir jabatannya di Pertamina.
Karen resmi meninggalkan jabatannya pada 5 Juni 2014, sehingga menurutnya ia sudah tidak punya kewenangan mengambil keputusan besar menjelang masa pensiun.
Proyek Terminal BBM Merak dan Dugaan Korupsi Triliunan
Dalam kasus ini, nama PT Oiltanking Merak—yang kemudian berubah nama menjadi PT Orbit Terminal Merak—diduga terafiliasi dengan pengusaha Muhammad Kerry Adrianto Riza dan Riza Chalid.
Proyek pengadaan terminal BBM ini dituding merugikan negara hingga Rp 2,9 triliun, sementara total kerugian dalam kasus terkait tata kelola minyak mentah Pertamina diperkirakan mencapai Rp 285,1 triliun.
Sejauh ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan 18 tersangka, termasuk sejumlah pejabat dan komisaris perusahaan yang terlibat dalam rantai proyek tersebut.
Artikel Terkait
Mengenal Gaya Hidup Homestead: Tren Baru Hidup Mandiri dan Kembali ke Alam
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, 1.800 Warga Terdampak: BPBD Sebut Salah Satu yang Terbesar Tahun Ini
Banjir dan Longsor Mmenerjang Sukabumi, Ribuan Warga Mengungsi
Ini Panduan Itinerary Umrah Mandiri 9 Hari, Lengkap dengan Rute, Jadwal Ibadah, dan Strategi Hemat
Apa Itu Slow Living? Intip Makna, Asal Usul, Manfaat, dan Cara Memulai Hidup Sadar di Tengah Dunia yang Serba Cepat
Isu Kekerasan Seksual di Pesantren: Luka Sunyi yang Tidak Boleh Diabaikan
Jejak Pertemuan Awal Karen Agustiawan dengan Riza Chalid: Fakta Ruang Lobi yang Kini Jadi Sorotan
Pindah ke Desa untuk Hidup Slow Living? Ini 5 Hal Penting yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan!
Ekonomi Indonesia Mulai Menggeliat? Syahganda Nainggolan Nilai Pemerintahan Prabowo Bangun Harapan Baru
Cara Tarik Uang dari FB Pro Cepat dan Aman, Nggak Pakai Ribet!