TITIKTEMU.CO - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang mengangkat tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun negeri melalui aksi nyata.
Bersama seluruh perusahaan anggota holding dalam ekosistem Danantara Indonesia, IFG menyelenggarakan upacara peringatan secara serentak di seluruh lini perusahaan.
Baca Juga: Isu Kekerasan Seksual di Pesantren: Luka Sunyi yang Tidak Boleh Diabaikan
Upacara Reflektif yang Penuh Makna
Di kantor pusat IFG di Jakarta, Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Pesan Erick Thohir menegaskan bahwa generasi muda adalah fondasi masa depan yang harus dibangun dengan karakter kuat dan kejujuran.
Ia menekankan bahwa tantangan zaman yang semakin keras bukanlah alasan untuk menyerah.
Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada para pemuda yang tetap berani, konsisten berbuat baik, dan berdiri teguh meski diterpa badai persoalan.
Karakter pemuda yang patriotik, berempati, dan cinta tanah air melalui tindakan adalah kunci kemajuan bangsa.
Baca Juga: Sinergi Karsa: Cara IFG Turun ke Akar Rumput, Bukan Sekadar Bicara Kolaborasi
Semangat Gotong Royong Menjadi Identitas IFG
Hexana Tri Sasongko menambahkan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya peringatan historis, tetapi energi penggerak untuk menciptakan kolaborasi dan keberlanjutan.
Ia menyebut bahwa nilai-nilai yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dihidupkan dalam dunia korporasi.
Bagi IFG Group, semangat itu diterjemahkan dalam komitmen transformasi berkelanjutan, sinergi antarperusahaan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Artikel Terkait
Perang Balpres: Sikap Tegas Pemerintah Bongkar Bisnis Ilegal di Balik Thrifting Murah
Di Balik Gaya Bicara Penuh Ledakan Purbaya, Strategi Komunikasi Politik atau Bumerang Publik?
Letjen (Purn) Glenny Kairupan: Dari Kokpit Helikopter ke Kursi Dirut Garuda Indonesia
Mengenal Gaya Hidup Homestead: Tren Baru Hidup Mandiri dan Kembali ke Alam
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, 1.800 Warga Terdampak: BPBD Sebut Salah Satu yang Terbesar Tahun Ini
Banjir dan Longsor Mmenerjang Sukabumi, Ribuan Warga Mengungsi
Ini Panduan Itinerary Umrah Mandiri 9 Hari, Lengkap dengan Rute, Jadwal Ibadah, dan Strategi Hemat
Apa Itu Slow Living? Intip Makna, Asal Usul, Manfaat, dan Cara Memulai Hidup Sadar di Tengah Dunia yang Serba Cepat
Isu Kekerasan Seksual di Pesantren: Luka Sunyi yang Tidak Boleh Diabaikan
Pindah ke Desa untuk Hidup Slow Living? Ini 5 Hal Penting yang Wajib Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan!