Disebut “Koboy”, Menkeu Purbaya Tegaskan Semua Pernyataannya Berdasarkan Data dan Survei Publik

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:07 WIB
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik. (Instagram.com/@purbayayudhi_official)
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik. (Instagram.com/@purbayayudhi_official)

TITIKTEMU.CO — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah pernyataannya yang blak-blakan terhadap berbagai kebijakan pemerintah dianggap terlalu berani dan berpotensi menimbulkan gesekan di kalangan pejabat Istana.

Meski dikenal dengan gaya bicara yang ceplas-ceplos, Purbaya menegaskan bahwa setiap ucapannya berdasarkan pada data dan hasil survei yang terukur, bukan sekadar opini pribadi.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya untuk menanggapi kritik dari mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Hasan Nasbi, yang sempat menilai gaya komunikasinya bisa melemahkan soliditas pemerintahan.

“Saya selalu cek lewat survei, apakah yang saya sampaikan itu menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah atau tidak. Dan hasil survei terakhir LPS di bulan Oktober ini menunjukkan, tidak menurun,” ujar Purbaya kepada wartawan di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.

Baca Juga: Mahfud MD Siap Diperiksa KPK soal Whoosh, Sebut Isu Mark Up Sudah Diketahui Publik

Gaya Tegas yang Justru Dongkrak Kepercayaan Publik

Menkeu Purbaya menjelaskan, hasil survei terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap stabil, bahkan meningkat setelah sempat menurun pada pertengahan tahun akibat maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang tegas dan gaya komunikasinya yang terkesan “keras” justru membantu memulihkan sentimen publik terhadap kinerja ekonomi nasional.

“Memang sempat turun waktu Juli sampai September karena banyak demo. Tapi setelah pemerintah ambil langkah tegas, ya meskipun bagi sebagian orang mungkin terdengar ceplas-ceplos, justru sentimen publik membaik,” jelasnya.

Purbaya menegaskan, stabilitas pemerintahan kini kembali solid di mata masyarakat, terutama karena daya beli rakyat mulai membaik.

“Jadi stabilitas pemerintahan sangat baik di mata masyarakat. Kenapa? Karena daya belinya naik, kepercayaan publik ikut pulih,” tegasnya.

Baca Juga: 11 LINK Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2025: Rayakan Semangat Persatuan Lewat Desain Keren dan Caption Inspiratif

Hubungan Antara Ekonomi dan Kepercayaan Publik

Dalam keterangannya, Purbaya menekankan adanya keterkaitan erat antara kondisi ekonomi nasional dan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X