Mahfud MD Siap Diperiksa KPK soal Whoosh, Sebut Isu Mark Up Sudah Diketahui Publik

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:56 WIB
Mahfud MD ungkap kesiapannya jika dipanggil KPK. (Instagram/mohmahfudmd)
Mahfud MD ungkap kesiapannya jika dipanggil KPK. (Instagram/mohmahfudmd)

TITIKTEMU.CO — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyatakan kesiapannya jika dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Proyek berstatus strategis nasional itu kini menjadi sorotan publik, tak hanya karena menumpuknya utang hingga Rp116 triliun, tetapi juga dugaan mark up atau penggelembungan biaya pembangunan oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

“Kalau dipanggil, saya akan datang. Tapi kalau disuruh bikin laporan, ya untuk apa? Hanya buang waktu,” ujar Mahfud di Yogyakarta, Minggu, 26 Oktober 2025.

Dugaan Mark Up Whoosh Sudah Ramai Sebelum Mahfud Bicara

Mahfud menjelaskan bahwa isu mark up pada proyek Whoosh bukan hal baru. Menurutnya, perbincangan mengenai dugaan tersebut sudah ramai jauh sebelum dirinya menyinggung hal itu secara terbuka.

Baca Juga: 11 LINK Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2025: Rayakan Semangat Persatuan Lewat Desain Keren dan Caption Inspiratif

“Yang saya sebut itu sudah diketahui KPK. Sebelum saya ngomong, isu itu sudah ramai duluan. Saya hanya ikut bicara karena memang sudah jadi pembahasan publik,” ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Ia pun menilai bahwa KPK seharusnya memanggil pihak-pihak yang lebih dulu menyuarakan isu dugaan korupsi tersebut.
“Mestinya KPK panggil dulu orang-orang yang lebih dulu ngomong. Banyak kok yang punya data dan tahu pelakunya. Saya cuma mencatat,” tegas Mahfud.

Dukung Upaya Negosiasi dengan China

Terkait upaya negosiasi antara Indonesia dan China untuk menyelesaikan persoalan keuangan Whoosh, Mahfud menyatakan dukungannya.

“Memang harus dinegosiasikan. Kalau situasinya seperti ini — utang besar dan kesulitan bayar — ya satu-satunya jalan ya negosiasi,” jelasnya.

Baca Juga: Rapat dengan DPR RI, Kemenhaj Bongkar Rincian Biaya dan Pelayanan Haji 2026

Awal Mula Polemik: Dugaan Mark Up Biaya Per Kilometer

Polemik ini bermula dari pernyataan Mahfud MD dalam siaran YouTube Mahfud MD Official pada 14 Oktober 2025. Dalam video itu, ia mengungkap adanya ketidakwajaran biaya proyek Whoosh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X