Pantura Jateng Lumpuh: Semarang–Demak Terendam, Pemerintah Sampai ‘Kendalikan’ Hujan dari Langit

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Menyoroti bencana banjir yang menggenang wilayah Semarang hingga Grobogan di Jawa Tengah.  (Dok. Pemprov Jateng)
Menyoroti bencana banjir yang menggenang wilayah Semarang hingga Grobogan di Jawa Tengah. (Dok. Pemprov Jateng)

Penanganan banjir kali ini melibatkan langkah unik. BNPB Jawa Tengah menurunkan pesawat untuk melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Baca Juga: Pengakuan Dingin 45 Tahun Kemudian: Motif Pembunuh John Lennon Ternyata Demi Ketamakan Ego

Dalam operasi ini, mereka menebar garam dan kapur di langit untuk mengalihkan hujan agar tidak turun di wilayah yang tergenang.

“Sepuluh ton garam dan dua ton kapur sudah kami siapkan dan akan ditebar bertahap,” ungkap Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari.

Langkah ini dilakukan terutama di wilayah hulu Sungai Tuntang dan Sungai Lusi agar hujan jatuh di lokasi yang lebih aman.

Operasi dijadwalkan berlangsung 3 hingga 5 hari, dan bisa diperpanjang bila intensitas hujan tetap tinggi.

Baca Juga: Menkeu Bongkar Programmer Coretax dan LG Cuma Lulusan SMA, Indonesia Merasa Dibohongi?

Dapur Umum Dibuka, Relawan Bergerak

Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Bergas Catursasi, menyampaikan bahwa bantuan logistik mulai disalurkan ke wilayah terdampak banjir.

Dapur umum telah didirikan di sejumlah titik agar warga tetap mendapat pasokan makanan.

“Logistik sudah didistribusikan, dan dapur umum sudah beroperasi,” kata Bergas.

Namun ia menegaskan, pemulihan total masih sangat bergantung pada fungsi pompa air di kawasan cekungan pantai Semarang.

Dari sebelas pompa yang tersedia, sebagian masih dalam proses peningkatan kapasitas.

Hingga Sabtu malam, tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih berjibaku untuk mengatasi banjir yang mengepung kawasan Pantura.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X