TITIKTEMU.CO - Sidang gugatan keberatan penyitaan aset yang diajukan artis Sandra Dewi kembali menyita perhatian publik.
Agenda persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat, 24 Oktober 2025, justru membuka babak baru penuh teka-teki dalam kasus yang menyeret keluarganya itu.
Sebagaimana diketahui, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, lebih dulu divonis 20 tahun penjara dalam kasus korupsi tata niaga timah yang merugikan negara ratusan triliun rupiah.
Meski Sandra mengaku memiliki perjanjian pisah harta dengan suaminya, penyidik tetap menyita sejumlah aset yang dinilai berkaitan dengan aliran dana Harvey.
Baca Juga: Drama Utang Whoosh: Untung ke China, Ruginya Ditanggung Indonesia?
Kejagung Bongkar Kejanggalan Klaim Endorsement Tas Mewah
Dalam persidangan, penyidik Kejaksaan Agung Max Jefferson Mokola membeberkan fakta yang dianggap janggal dalam pembelaan Sandra.
Ia menyebut klaim bahwa puluhan tas mewah yang dimiliki Sandra berasal dari endorsement ternyata tidak sepenuhnya sesuai fakta.
Menurut Max, hasil penyidikan menemukan keanehan dalam pola kerja sama yang disebutkan para saksi yang mengaku “toko pemberi endorse”.
“Ada tas, perhiasan, kavling tanah, sampai apartemen yang kami telusuri keterkaitannya,” ujar Max di depan majelis hakim.
Max mencontohkan bagaimana skema endorsement yang diklaim seharusnya hanya berupa pinjam pakai untuk promosi, namun justru berujung menjadi milik pribadi Sandra Dewi.
“Kalau hanya endorse, kenapa barang jadi berpindah kepemilikan ke Bu Sandra? Di mana untungnya pihak toko?” ucap Max heran.
Baca Juga: Menkeu Bongkar Programmer Coretax dan LG Cuma Lulusan SMA, Indonesia Merasa Dibohongi?
Transfer Mencurigakan dari Helena Lim
Artikel Terkait
Pengakuan Dingin 45 Tahun Kemudian: Motif Pembunuh John Lennon Ternyata Demi Ketamakan Ego
Menkeu Bongkar Programmer Coretax dan LG Cuma Lulusan SMA, Indonesia Merasa Dibohongi?
Erick Thohir Tutup Bab Shin Tae-yong: Saatnya Timnas Indonesia Punya Jalan Cerita Baru
Mahfud MD Bongkar Risiko Tersembunyi Proyek Whoosh: Utang, Kontrak Rahasia, dan Bayangan China
Tito Karnavian Luruskan Data Dana Mengendap Pemda: Bukan Hilang, Tapi Bergerak
Drama Utang Whoosh: Untung ke China, Ruginya Ditanggung Indonesia?
Bekasi Membantah: Bukan Soal Jabatan, Ini Soal Harga Diri Pemerintahan Daerah
Nubia Z80 Ultra Dirilis, Bawa Baterai Jumbo dan Kamera Setara DSLR
Slow Living di Temanggung: Hidup Tenang dan Damai, Tak Semua Sempurna
10 HP Terbaik untuk Konten Kreator 2025, lengkap dengan Harga