TITIKTEMU.CO – Proses evakuasi korban tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, akhirnya selesai.
Hingga Senin 6 Oktober 2025, sebanyak 17 korban meninggal dalam tragedy itu berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Timur. Total korban meninggal dunia mencapai 61 orang, dan 104 lainnya selamat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh korban telah ditemukan, sehingga proses evakuasi terhadap para korban dinyatakan selesai dan dihentikan.
Daftar 17 Korban yang Teridentifikasi
Muhammad Soleh (22 tahun), dari Bangka Belitung.
Maulana Alfan Ibrahimavic (15 tahun), dari Pabean Cantikan, Surabaya.
Muhammad Mashudulhaq (14 tahun), dari Dukuh Pakis, Surabaya.
Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17 tahun), dari Putat Jaya Sekolahan, Surabaya.
Agus Ubaidillah (14 tahun), dari Krembangan, Surabaya.
Firman Nur (16 tahun), dari Tembok Lor, Surabaya.
M Azka Ibadur Rahman (13 tahun), dari Kenjeran, Surabaya.
Daul Milal (15 tahun), dari Sitok Kapasan, Surabaya.
Nurudin (13 tahun), dari Blega, Bangkalan.
Artikel Terkait
Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Musala Ambruk Saat Salat Ashar, Puluhan Santri Masih Hilang
4 Fakta Terkini Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 100 Korban, 26 Santri Masih Hilang
Tragedi Musala 3 Lantai Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 66 Santri Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan
Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk: 108 Korban Dievakuasi, 5 Santri Meninggal Dunia
Tragedi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny: Korban Meninggal Jadi 13 Orang
Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Masih Berlanjut, 14 Santri Dinyatakan Meninggal Dunia