Ia meragukan SPPG mampu menjaga kualitas ribuan porsi tanpa adanya cool storage atau penyimpanan memadai.
Baca Juga: Tak Disangka! Jokowi Sungkem Sambut Abu Bakar Ba’asyir di Rumahnya di Solo
Tantangan dan Harapan ke Depan
Program MBG merupakan janji kampanye Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.
Namun dalam praktiknya, banyak tantangan mulai dari infrastruktur, kualitas bahan pangan, hingga kapasitas lembaga pelaksana.
Meski begitu, Said yakin dengan perbaikan sistem—mulai dari dapur sekolah, sanitasi, hingga pengawasan ahli gizi—program ini tetap bisa dijalankan sesuai tujuan awal: meningkatkan kualitas gizi siswa di seluruh Indonesia.
Pemerintah sendiri tengah melakukan evaluasi dan perbaikan pascainsiden keracunan.
Usulan rehabilitasi kantin sekolah menjadi dapur MBG dipandang sebagai solusi jangka panjang agar program lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Duel Panas di Dunia Maya: Ferry Irwandi vs Hera Lubis dan Drama Fitnah yang Menghebohkan
Bukan Sekadar Relawan: Kesempatan Mahasiswa Jadi Pionir Edukasi Pajak Lewat Program Renjani 2026
Armada Harapan Menuju Gaza: Global Sumud Flotilla Tantang Blokade dengan Misi Kemanusiaan
Guru Bukan Lagi ‘Tumbal’: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Penanggung Jawab Makan Bergizi Gratis
Tak Disangka! Jokowi Sungkem Sambut Abu Bakar Ba’asyir di Rumahnya di Solo
Kelakar Prabowo di Munas PKS: AHY Disebut Penerus SBY, Saya Kok Bukan PSD?
Pesan Terakhir Naufal, Atlet Gimnastik Indonesia yang Wafat di Rusia
Kisah Nunung Meninggalkan Kosan ke Rumah Impian Hadiah Misterius
Bisnis Kuliner Rasa Bintang Lima Modal Kaki Lima: Strategi Anti Mainstream yang Jarang Terungkap
Momen Kocak Prabowo Tegur Dedi Mulyadi di Acara Resmi: ‘Kalau Brengsek Saya Usut Kau