TITIKTEMU.CO - Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto perlu dievaluasi menyeluruh.
Kasus keracunan massal ribuan siswa dinilai sebagai alarm penting agar pelaksanaan program ini lebih aman, higienis, dan tepat sasaran.
Baca Juga: Guru Bukan Lagi ‘Tumbal’: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Penanggung Jawab Makan Bergizi Gratis
Kantin Sekolah Diusulkan Jadi Dapur MBG
Said mengusulkan konsep baru: kantin sekolah direhabilitasi untuk dialihfungsikan sebagai dapur MBG.
Dengan begitu, dapur hanya memasak untuk siswa di sekolah tersebut, bukan ribuan porsi lintas wilayah.
Menurutnya, beban yang terlalu berat—seperti penyediaan 3.000 porsi per hari—membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kewalahan.
Jika dialihkan ke dapur sekolah, pengawasan higienitas dan sanitasi akan lebih terjamin.
“Kalau kantin diperbaiki, dicek sanitasinya, lalu cakupannya hanya untuk sekolah itu, hasilnya akan lebih baik,” jelas Said.
Baca Juga: Momen Kocak Prabowo Tegur Dedi Mulyadi di Acara Resmi: ‘Kalau Brengsek Saya Usut Kau
Kasus Keracunan Massal Jadi Titik Balik
Tragedi keracunan yang menimpa sekitar 5.620 siswa di berbagai daerah menunjukkan adanya kelemahan serius.
Pemeriksaan menemukan bahwa sejumlah makanan MBG terkontaminasi bakteri akibat pengolahan yang kurang higienis dan bahan pangan yang tidak segar.
Said menekankan perlunya evaluasi menyeluruh, mulai dari anggaran, mekanisme distribusi, tenaga ahli gizi, hingga fasilitas penyimpanan bahan makanan.
Artikel Terkait
Duel Panas di Dunia Maya: Ferry Irwandi vs Hera Lubis dan Drama Fitnah yang Menghebohkan
Bukan Sekadar Relawan: Kesempatan Mahasiswa Jadi Pionir Edukasi Pajak Lewat Program Renjani 2026
Armada Harapan Menuju Gaza: Global Sumud Flotilla Tantang Blokade dengan Misi Kemanusiaan
Guru Bukan Lagi ‘Tumbal’: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Penanggung Jawab Makan Bergizi Gratis
Tak Disangka! Jokowi Sungkem Sambut Abu Bakar Ba’asyir di Rumahnya di Solo
Kelakar Prabowo di Munas PKS: AHY Disebut Penerus SBY, Saya Kok Bukan PSD?
Pesan Terakhir Naufal, Atlet Gimnastik Indonesia yang Wafat di Rusia
Kisah Nunung Meninggalkan Kosan ke Rumah Impian Hadiah Misterius
Bisnis Kuliner Rasa Bintang Lima Modal Kaki Lima: Strategi Anti Mainstream yang Jarang Terungkap
Momen Kocak Prabowo Tegur Dedi Mulyadi di Acara Resmi: ‘Kalau Brengsek Saya Usut Kau