TITIKTEMU.COM - Lebih dari 75.000 personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) yang saat ini masih berstatus bukan aparatur sipil negara (ASN) memiliki peluang besar untuk menjadi ASN atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian.
Hal ini, kata Tito, merupakan langkah yang diambil pemerintah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para personel Satpol PP dalam mengembangkan karirnya di instansi pemerintah.
Menurut Tito, kebijakan ini diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh para personel Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat daerah.
Dengan menjadi ASN atau PPPK, para personel Satpol PP akan memiliki kepastian status kepegawaian serta mendapatkan akses yang lebih luas dalam mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan para pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Dengan status kepegawaian yang jelas, para personel Satpol PP akan dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai penegak peraturan daerah dan mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Selama Ramadhan ASN Kerja Mulai Pukul 08.00, Ini Aturan Lengkapnya
Proses pengalihan status kepegawaian para personel Satpol PP menjadi ASN atau PPPK akan dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan berkeadilan. Pemerintah akan memberikan bimbingan dan pendampingan kepada para personel Satpol PP yang berminat untuk mengikuti proses tersebut.
Adanya kesempatan ini, kata Tito, para personel Satpol PP dapat semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kompetensinya.
Terkait dengan hal ini, Tito Karnavian juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat daerah. Dengan memiliki personel Satpol PP yang memiliki status kepegawaian yang jelas, diharapkan pelayanan publik di tingkat daerah dapat semakin terkoordinasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Sadis, ditemukan mayat terbakar tanpa kepala di area Pantai Marina. Diduga ASN Bapenda Kota Semarang
Langkah pemerintah dalam memberikan peluang bagi lebih dari 75.000 personel Satpol PP untuk menjadi ASN atau PPPK, ungkap Tito, merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan para pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
"Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat," pungkas Tito melalui keterangannya. ***
Artikel Terkait
BKN lakukan Pendataan Non ASN. Ini Syarat dan Kriterianya
Khusus Yang Honorer Alias Non ASN, Persiapkan dirimu. Inilah Alur Pendataan Non ASN yang diselenggarakan BKN
Tidak semua Honorer masuk kriteria pendataan ASN, berikut Tenaga Honorer Tidak Bisa Daftar Pendataan Non ASN
Penerimaan ASN di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ini Tahapan dan Cara Mendaftarnya. Tenggat 6 Januari '23
Kementerian ATR BPN Membuka Seleksi ASN PPPK untuk 3296 Orang. Ini Formasi, Tahapan dan Syaratnya
Fix! ASN, TNI, Polri dan Pensiunan Cair Terima THR dan Gaji ke 13 Sebelum Lebaran Idul Fitri 2023
Ganjar Lantik Belasan Ribu ASN Seluruh Jawa Tengah, Sebagian Besar PPPK Guru. Begini Pesannya
Dibuka Lagi, Beasiswa Aspirasi S2 Dalam dan Luar Negeri dari Kominfo. Terbuka untuk ASN, TNI/Polri dan Umum
Hari Kesaktian Pancasila Diikuti ASN Yogya Dan Ribuan Peserta Yogowes
Seleksi Kompetensi Calon ASN Kemenag Dimulai 9 November, Besok