TITIKTEMU.CO, SOLO – Di Solo tanpa menikmati wedangan serasa belum sampai di kota itu. Wedangan atau hik atau akringan menjadi salah satu ikon kuliner Solo.
Wedangan adalah sebutan untuk warung tenda pinggir jalan yang menjual makanan dan minuman.
Sajian wedangan begitu khas, mulai dari nasi kucing, teh oplos ginasthel, wedang jahe gepuk, wedang tape.
Baca Juga: Tempat Nongkrong Asyik di Solo, Padahal Dulunya Lokalisasi
Disebut nasi kucing porsinya hanya sekepal, persis seperti pakan kucing dengan sambal dan secuil bandeng.
Sajian lain adalah berderet jajanan istimewa seperti jadah bakar, sate kikil, sate usus, gorengan, dan telur puyuh.
Pembeli duduk di bangku kayu panjang di depan dan samping kanan-kiri gerobak. Lainnya duduk di tikar.
Baca Juga: 7 Kedai Kopi Jalanan di Solo yang Asyik, dari Gerobak sampai Combi
Tapi itu gambaran wedangan klasik zaman dulu. Zaman telah berubah. Wedangan kini muncul dengan konsep baru.
Salah satunya adalah W’ Kobar, wedangan urban yang terletak di Jalan Mawar No.1, timur SDN 16 Kottabarat.
Setelah sempat tutup beberapa bulan karena pandemi Covid-19, W’Kobar kembali buka mulai Sabtu (23/10/2021).
Baca Juga: 7 Warung Soto di Solo Ini Buka Malam Sampai Dini Hari, Enak, Murah, dan Legend!
Dari luar, W’Kobar tampak seperti rumah biasa. Namun, begitu masuk langsung terlihat parkiran yang cukup luas.
W’Kobar mengusung konsep wedangan joglo, rumah tradisional Jawa, lengkap dengan kursi-kursi sedan, dan desain interior Jawa tempo dulu.
Artikel Terkait
Awas Ketagihan! Pindang Kambing Khas Wonogiri Rasanya Istimewa. Ternyata Ini Rahasianya
Ini 7 Kuliner Tradisional Indonesia yang Mendunia
Lala Cantiq Mengubah Menu Mentega Crofllenya, Yang Bikin Meleleh Pelanggan.
Warung Kopi Asiang Tak Lekang oleh Zaman, Kopinya Juara...
Toko Oen, Restoran Legendaris di Semarang. Rasa Bestiknya Bikin Meleleh
7 Gudeg Jogja Legendaris yang Wajib Kamu Coba. Mana Saja?