Tapi itulah keunggulan dari Gudeg Mercon Bu Tinah. Jika kalian tidak suka pedas, jangan mencoba.
Sebab, gudeg ini akan membuat penikmatnya bercucuran keringat karena kepedasan.
Gudeg yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu ini lokasinya di Jl. Asem Gede, Pasar Kranggan, Jetis. Mulai buka pukul 21.00 WIB.
Baca Juga: Siapa Sangka, Ternyata Ayam Goreng Kalasan Bermula Dari Dukuh Kecil
7. Gudeg Kendil dan Gudeg Kaleng Bu Tjitro
Gudeg Bu Tjitro berdiri sejak tahun 1925, jauh sebelum Indonesia merdeka. Nama Bu Tjitro memang identik dengan gudeg kendil.
Belakangan, karena dianggap merepotkan, salah satu gudeg Jogja legendaris ini mengganti wadah yang semula kendil dengan kaleng.
Sajian Gudeg Kendil dam Gudeg Kaleng Bu Tjitro agak berbeda dengan gudeg-gudeg legendaris di Jogja lainnya.
Selain pelengkap baku, olahan gudeg juga dilengkapi dengan kacang tholo, tempe kedelai, telor itik, dan ayam kampung.
Lokasinya di Jalan Janti, depan Jogja Expo Center ( JEC). Gudeg Kendil Bu Tjitro menjadi salah satu kuliner gudeg yang banyak dikunjungi wisatawan.***
Artikel Terkait
Awas Ah, Ketagihan Makan Tim Ikan Asin Jambal
5 Sajian Kopi Khas Indonesia yang Unik, Pernah Coba yang Mana?
Warung Kopi Asiang Tak Lekang oleh Zaman, Kopinya Juara...
DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata
Yogyakarta Membuat Hutan Tematik Wana Boga Pohon Nangka, Bahan Baku Gudeg Makanan Khas Yogya
Toko Oen, Restoran Legendaris di Semarang. Rasa Bestiknya Bikin Meleleh