Baca Juga: KPU Umumkan Hasil Verifikasi Administrasi Pemilu 2024, 6 Parpol Dinyatakan Tidak Lolos. Ini Detilnya
- Pa’piong Pulu Ketan
Pa’piong Pulu Ketan memang menjadi makanan khas Toraja yang unik, karena cara memasaknya di dalam bambu dan dibakar.
Pa’piong Pulu Ketan ini merupakan beras ketan yang telah dicampur dengan garam dan lain-lain. Kemudian dimasukkan ke sebilah bambu yang telah dilapisi daun pisang muda.
Bambu tersebut dibakar hingga isiannya mencapai kematangan yang sempurna.
Baca Juga: Irjen Pol Teddy Minahasa Digeser ke Yanma, Irjen Pol Toni Harmanto menjabat Kapolda Jawa Timur
Papiong pulu atau beras ketan biasanya disajikan saat ucapan-ucapan syukur di gereja atas panen padi yang sudah berlalu. Namun kuliner ini bisa kita temui di pasar atau jalan yang menjual kue sebut saja pasar bolu, pasar pagi dan lain-lain.
- Bulindak
Bulindak dan Papiong Pulu ketan sebenarnya hampir sama namun yang membedakannya hanyalah media pemasakan. Jika papiong menggunakan bambu maka Bulindak menggunakan daun aren yang nantinya dimasak setengah matang sampai masak.
Biasanya disajikan saat ucapan-ucapan syukur di gereja atas panen padi yang telah berlalu.
- Dancot
Dancot, makanan yang satu ini memiliki bahan dasar daging seperti ayam dan bebek yang dimasak menggunakan bumbu seperti lengkuas, serai, cabe, daun salam, bawang putih, bawang merah dan bumbu penyedap lainnya.
Rempah-rempah yang ada dalam bumbu dipercaya mampu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu bisa meningkatkan antioksidan hingga mencegah anemia. Rasa dari Dancot ini gurih serta pedas yang akan membuat anda ketagihan.
Makanan satu ini juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan sangat sering digunakan pada upacara Rambu Tuka Toraja