TITIKTEMU.CO – Minum air yang cukup sangat disarankan untuk air menjaga fungsi tubuh berjalan dengan baik. Pasalnya, kekurangan air akan mengakibatkan dehidrasi.
Tetapi minum air terlalu banyak juga berbahaya karena bisa menyebabkan overhidrasi. Minum terlalu banyak air juga dapat mengakibatkan hiponatremia.
Hiponatremia adalah istilah untuk keracunan air. Dalam kasus yang parah, keracunan air akan menyebabkan masalah, seperti kejang, koma, dan bahkan kematian.
Baca Juga: Susu Kambing Cocok Diminum di Masa Pandemi, Ini Khasiatnya
Kebiasaan dan tanda-tanda yang mungkin Anda alami mungkin gejala overhidrasi. Berikut ini tanda-tanda:
Kebiasaan membawa air dalam kemasan
Ketika meminum terlalu banyak air, kadar natrium dalam darah menjadi rendah sehingga menyebabkan sel dalam tubuh membengkak.
Menurut Tamara Hew-Butler PhD, profesor ilmu olahraga di Universitas Oakland di Rochester, MI, ini bisa sangat berbahaya ketika otak mulai membengkak.
“Otak Anda hanya bisa membengkak sekitar 8 sampai 10% sebelum mencapai tengkorak, dan mendorong batang otak Anda keluar,” kata Hew-Butler.
Baca Juga: Jangan Salah Lagi, Ini Lho Beda antara Pilek Alergi dan Flu
Minum air saat tidak haus
Cara terbaik untuk mengetahui apakah tubuh membutuhkan lebih banyak air adalah ketika Anda merasa haus atau tidak.
“Haus adalah monitor individu setiap tubuh yang memberi tahu mereka membutuhkan lebih banyak.
Semakin banyak air yang Anda butuhkan, semakin haus Anda,”kata Hew-Butler.