Kemenkes: Seluruh bayi di Indonesia Akan Mendapatkan Imunisasi Tetes Rotavirus

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Senin, 14 Agustus 2023 | 13:30 WIB
Seluruh bayi di Indonesia Akan Mendapatkan Imunisasi Tetes Rotavirus. Ilustrasi (Pixabay.com)
Seluruh bayi di Indonesia Akan Mendapatkan Imunisasi Tetes Rotavirus. Ilustrasi (Pixabay.com)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar program lanjutan imunisasi tetes Rotavirus (RV) secara nasional dimulai 15 Agustus 2023.

Hal ini dilakukan untuk melindungi anak Indonesia dari kejadian diare berat.

“Sasaran pemberian imunisasi RV dimulai paling cepat pada anak usia 2 bulan (atau bayi yang dilahirkan pada tanggal 16 Mei) yang akan diberikan sebanyak 3 dosis dengan jarak 4 minggu antar dosis, dan imunisasi RV dosis terakhir diberikan pada bayi usia 6 bulan 29 hari.” Jelas dr. Syahril.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Urutan Tingkatan Pramuka yang Diperingati tiap 14 Agustus

Ia mengatakan, peluncuran program pemberian imunisasi RV yang akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan merupakan rangkaian Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-78.

Imunisasi RV diberikan secara oral sebanyak 0,5 ml atau setara lima kali tetes per dosis. Diberikan sebanyak tiga dosis dengan interval empat pekan antardosis.

“lmunisasi RV dosis terakhir diberikan pada bayi usia 6 bulan 29 hari," katanya.

Baca Juga: Soto Bebek Wedi Yang Pantas Dicoba Untuk Makan Siang

Pelayanan imunisasi RV dapat diperoleh di Posyandu serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang melayani imunisasi rutin, seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu, rumah sakit pemerintah dan swasta, klinik, praktik dokter mandiri, praktik bidan mandiri, serta pos pelayanan imunisasi lainnya.

Syahril mengatakan, kegiatan kali ini merupakan agenda lanjutan dari program serupa yang sebelumnya bergulir sepanjang 2022 di 21 kabupaten/kota di 18 provinsi dengan jumlah sasaran 196.876 bayi.

“Ada dua pertimbangan pada saat itu, yaitu angka morbiditas dan mortalitas diare yang tinggi pada balita serta kesiapan sumber daya daerah dalam pelaksanaan imunisasi," katanya.

Baca Juga: Jemaah Haji Yang Sakit Pulang Ke Tanah Air

Diare hingga saat ini masih menjadi salah satu penyebab kesakitan dan kematian tertinggi pada bayi.

Data dari Indonesian Rotavirus Surveillance Network (IRSN) (Soenarto et al, 2017) sekitar 45 persen kasus rawat inap pada balita disebabkan oleh diare cair akut yang disebabkan Rotavirus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: Kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X